Politikus PKS Minta Indonesia Manfaatkan Piala Dunia U-20 untuk Kritik FIFA

Selasa, 28 Juni 2022 – 23:45 WIB
Wakil Ketua Fraksi PKS di DPR Sukamta. Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Anggota Komisi I DPR RI Sukamta berharap Indonesia memakai momen Piala Dunia U-20 2023 untuk menyuarakan ketidakadilan dalam hubungan kemanusiaan dan sepak bola.

Sukamta mengatakan itu demi menanggapi keikutsertaan Israel dalam agenda Piala Dunia U-20 2023 di Indonesia.

BACA JUGA: Israel Bakal Main di Indonesia Saat Piala Dunia U-20, HNW Bereaksi Keras

"Bisa dijadikan seruan kepada dunia bahwa masih ada ketidakdilan dalam hubungan kemanusiaan dan sepak bola," kata Sukamta melalui layanan pesan, Selasa (28/6).

Menurut Sukamta, FIFA sebagai organisasi sepak bola dunia, memboikot timnas Rusia setelah pemerintah negara Beruang Merah menginvasi Ukraina.

BACA JUGA: Israel Bakal Main di Indonesia saat Piala Dunia U-20, HNW Singgung Sikap Bung Karno

Namun, kata legislator Fraksi PKS itu, sikap tugas FIFA ciut di hadapan Israel. Tidak ada sanksi yang sama ditunjukkan FIFA kepada Federasi Sepakbola Israel seperti diberlakukan ke Rusia.

Walakin pemerintah negara Zionis itu secara terang-terangan menjajah Palestina dan banyak korban sudah berjatuhan atas kejahatan tersebut.

BACA JUGA: Begini Sikap Pemerintah soal Timnas Israel Bakal Main Piala Dunia U-20 di Indonesia

"Standar ganda FIFA ini harus terus disuarakan ketika Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2023," ujar Sukamta.

Terkait dengan sanksi, dia menegaskan bahwa tidak berarti Indonesia mendukung agresi Rusia ke Ukraina. Namun, lebih pada mempertanyakan inkonsistensi sikap FIFA.   

Sukamta kemudian mengingatkan amanat UUD 1945 dan para pendiri bangsa bahwa penjajahan di muka bumi harus dihapuskan.

"Lebih khusus lagi dukungan Indonesia dalam perjuangan  kemerdekaan Palestina adalah harga mati Palestina atas dukungan Palestina sebagai negara pertama yang mengakui kemerdekaan Indonesia," ungkap Sukamta. (ast/jpnn)


Redaktur : M. Adil Syarif
Reporter : Aristo Setiawan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler