Menteri Utama negara bagian New South Wales (NSW), Premier Gladys Berejiklian, memberikan pengakuan mengejutkan mengenai hubungan dekatnya dengan Daryl Maguire, mantan politisi yang kini dililit kasus korupsi. Premier negara bagian New South Wales Gladys Berejiklian mengakui hubungannya dengan mantan anggota parlemen Daryl Maquire yang kini diselidiki dalam kasus korupsi Hubungan keduanya sudah berlangsung sejak tahun 2015 dan menurut Gladys telah berakhir beberapa bulan lalu Mantan PM Malcolm Turnbull menyebut Gladys bukan wanita pertama yang jatuh cinta pada pria yang salah

 

BACA JUGA: Filipina Usulkan 16 Tahun Batas Usia Legal untuk Berhubungan Badan

Premier Gladys (50 tahun) mengatakan hubungannya dengan Daryl (61 tahun) sudah terjalin sejak tahun 2015 namun "telah berakhir beberapa bulan lalu".

Pengakuan ini terungkap dalam pemeriksaan yang dilakukan Independent Commission Against Corruption (ICAC), lembaga pemberantasan korupsi di NSW, pada hari Senin (12/10).

BACA JUGA: Australia Negara Maju, tetapi Jumlah Warganya yang Kelaparan Meningkat Tajam

Di Australia, lembaga pemberantasan korupsi berbasis di negara bagian, dan sampai sekarang belum ada lembaga serupa di tingkat federal.

Daryl mengundurkan diri dari Parlemen NSW di tahun 2018, setelah dalam pemeriksaan terpisah yang dilakukan ICAC saat itu, dia mengakui meminta bayaran dalam kesepakatan bisnis untuk seorang pengusaha properti keturunan China.

BACA JUGA: Apa Saja Perubahan Imigrasi Australia dan Biaya Visa Apa yang Dikembalikan?

Premier Gladys mengatakan sangat kecewa dengan keterlibatan Daryl dalam memuluskan proyek yang terletak di wilayah Canterbury di pinggiran Sydney tersebut.

Meski demikian, ternyata hubungan mereka tetap berlanjut dan baru dia akhiri "beberapa bulan lalu".

"Ketika saya diminta mendukung penyelidikan (ICAC) ini, tampak jelas bagi saya untuk menghentikan kontak dan saya telah menghentikan semua kontak (dengan Daryl)," kata Premier Gladys kepada penyidik ICAC. Photo: Premier NSW Gladys Berejiklian mengaku hubungannya dengan Daryl Maguire terjalin sejak 2015 dan berakhir beberapa bulan lalu. (Supplied ABC News)

 

Hubungan pribadi ini telah mengancam karir politik Premier Gladys sendiri, padahal dia dikenal di Australia sebagai seorang politisi kuat dari Partai Liberal.

Dalam 12 bulan terakhir, Premier Gladys mencatatkan sejumlah prestasi yang tak terbantahkan dalam memimpin negara bagian NSW melewati krisis.

Pertama, krisis kebakaran hutan yang menghanguskan 5,5 juta hektare pada musim panas tahun lalu.

Tak lama kemudian, datanglah krisis akibat pandemi COVID-19, dan NSW sejauh ini dinilai berhasil menekan penyebaran virus.

Menurut mantan Perdana Menteri Australia Malcolm Turnbull, tidak mudah untuk menemukan politisi seperti Gladys Berejiklian.

Meski hubungan dengan Daryl tak sejalan dengan karakter Gladys, kata Malcolm Turnbull, namun Gladys "bukanlah Robinson Crusoe".

"Apakah dia wanita pertama yang jatuh cinta pada pria yang salah, saya kira bukan," kata mantan PM Australia.

"Mungkin dari peristiwa ini orang akan menyadari bahwa Gladys juga manusia yang mendambakan cinta dan kasih sayang, menaruh kepercayaannya pada orang yang salah," tambahnya.

Dalam pemeriksaan ICAC kemarin, Premier Gladys membantah dirinya akan mendapatkan keuntungan finansial apapun dari Daryl.

Menanggapi hal itu, Malcolm Turnbull mengatakan, "Dia bukan wanita pertama yang tak begitu peduli pada urusan bisnis pacarnya".

Sementara itu, PM Scott Morrison menyatakan dia bersama istrinya telah menyampaikan dukungan kepada Gladys kemarin.

"Gladys merupakan premier yang hebat dan saya sangat mendukung dia. Saya rasa dia telah menunjukkan keberanian luar biasa kemarin, tapi dia juga menamplikan kerendahan hatinya," ujar PM Morrison.

Seusai pemeriksaan ICAC kemarin, Premier Gladys memberikan pernyataan, "Saya selalu berbuat demi kepentingan rakyat negara bagian ini".

"Seandainya saya tahu adanya kesalahan yang terjadi, tentu saja saya tak akan bertindak."

"Saya tak melakukan kesalahan apa-apa. Masalah ini telah ditangani oleh lembaga penegak integritas (ICAC)," kata politisi kelahiran 22 September 1970 ini. Siapa Daryl Maquire Photo: Gladys Berejiklian bersama Daryl Maquire di Wagga Wagga pada tahun 2015. (Istimewa)

 

Sosok Daryl menjadi sorotan media di tahun 2018 dan mundur dari Parlemen negara bagian NSW setelah duduk sebagai wakil rayat selama hampir 20 tahun, mewakili daerah pemilihan (Dapil) Wagga Wagga.

ICAC melakukan penyelidikan terhadap Daryl terkait keterlibatannya dalam kesepakatan bisnis antara tahun 2012 dan 2018. Dalam pemeriksaan ICAC, dia mengakui meminta bayaran dalam salah satu kesepakatan bisnis dengan pengusaha keturunan China.

Di Parlemen NSW, Daryl hanyalah anggota biasa namun pernah ditunjuk menjabat ketua kelompok Persahabatan Asia Pasifik.

Dari hasil penyadapan percakapan telepon yang diperdengarkan dalam pemeriksaan ICAC, diketahui bahwa Daryl membicarakan masalah keuangannya, termasuk utang sebsar $1,5 juta dolar AS dengan Gladys.

Daryl, dalam percakapan itu, menyampaikan ingin menyelesaikan utangnya ini sebelum mundur dari politik pada pemilu negara bagian di tahun 2019.

Pemeriksaan ICAC juga mengungkap, begitu Daryl meninggalkan dunia politik, maka Gladys bersedia bila hubungan mereka diumumkan ke publik.

Artikel ini diproduksi oleh Farid M. Ibrahim. Simak informasi menarik lainnya dari ABC Indonesia.

BACA ARTIKEL LAINNYA... Filipina Tangkap Perempuan Indonesia yang Diduga Lakukan Rencana Bom Bunuh Diri

Berita Terkait