Polri Tegaskan Kesiapan dalam Mengawal Agenda Nasional dan Internasional pada 2024

Jumat, 01 Maret 2024 – 00:52 WIB
Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo memberikan keterangan kepada wartawan di sela-sela kegiatan Rapim Polri 2024 di Jakarta, Kamis (29/2/2024). (ANTARA/Laily Rahmawaty)

jpnn.com, JAKARTA - Polri membahas kesiapan Korps Bhayangkara dalam mengawal agenda nasional maupun internasional yang akan berlangsung selama 2024. Hal itu dibatas dalam Rapim Polri 2024.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyebutkan ada banyak agenda nasional dan internasional yang bakal digelar di Tanah Air, mulai dari menghadapi mudik Lebaran, tahap akhir penghitungan suara pemilihan presiden, dan agenda internasional di Bali yang akan dihadiri 43 negara peserta.

BACA JUGA: Selaraskan Pokok-pokok Pikiran Pimpinan, KSAL Hadiri Rapim TNI-Polri 2024

“Polri telah menindaklanjuti beberapa direktif dari Bapak Presiden. Tentunya juga dihadapkan dengan kalender kamtibmas, kita sendiri di mana saat ini sedang memasuki tahapan pilpres,” kata Sigit.

Menurut Sigit, tugas personel Polri ke depan makin padat, selain menjalankan tugas pokok sehari-hari yang mengawal kegiatan agenda nasional.

BACA JUGA: Ini Deretan Alutsista yang Diserahkan Prabowo buat TNI-Polri

“Karena sebentar lagi kita akan masuk Ramadan di Maret ini. Semua membutuhkan perhatian khusus karena akan terjadi pergerakan mudik yang sangat besar. Tentunya juga harus mampu kami amankan,” ujarnya.

Antisipasi yang dilakukan selama Ramadan ini, kata dia, adalah menjaga keamanan di wilayah-wilayah yang ditinggal pemudiik di tengah situasi menghadapi pemilu.

BACA JUGA: MAKI Minta Polri Tegas di Kasus Pemerasan oleh Firli Bahuri

Setelah itu, lanjut dia, personel Polri bakal mengamankan kegiatan internasional di Bali yang dihadiri 43 negara.

“Ini juga perlu perhatian khusus, memastikan pengamanan berjalan baik,” kata dia.

Tidak hanya itu, tugas yang menanti jajaran Polri, yakni pesta demokrasi pilkada serentak 2024 di semua daerah. Tercatat ada 37 provinsi, 415 kabupaten dan 93 kota.

“Ini semua membutuhkan kesiapan dari Polri khususnya sebagai penanggungjawab kamtibmas,” katanya.

Jenderal polisi bintang empat itu mengatakan, pertumbuhan ekonomi Indonesia menunjukkan tren positif. Di bandingkan dengan negara-negara lain yang mengalami resesi.

“Capaian itu perlu dipertahankan. Ini tentunya modal yang harus dijaga bersama,” ujarnya.

Mantan Kabareskrim Polri itu juga mengingatkan seluruh lapisan masyarakat supaya tidak larut karena adanya perbedaan pilihan, hingga menyebabkan terjadi polarisasi.

Kunci untuk mencegah hal itu, kata Sigit, yakni dengan persatuan dan kesatuan semua pihak terkait.

“Seluruh kementerian, lembaga dan utamanya kepolisian bisa menjaga stabilitas kamtibmas. Kita yakin bahwa hal ini bisa tercapai pada waktunya,” kata Sigit. (antara/jpnn)

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Kabar Terbaru Kasus Connie Bakrie di Polri


Redaktur & Reporter : Elfany Kurniawan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler