Poros Benhil Sodorkan Nama Ahok jadi Menteri

Sabtu, 21 September 2019 – 04:10 WIB
Poros Benhil menggelar konvensi publik di Hotel Ibis Budget, Cikini, Jakarta Pusat, Jumat (20/9). Foto: Aristo Setiawan/jpnn

jpnn.com, JAKARTA - Poros Benhil berharap Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menjadi salah satu menteri di kabinet Jokowi - Ma'ruf.

Aspirasi tersebut hasil konvensi publik yang mereka gelar di Hotel Ibis Budget, Cikini, Jakarta Pusat, Jumat (20/9). Diketahui, Poros Benhil ialah sukarelawan yang mendukung pasangan Jokowi - Ma'ruf Amin saat Pilpres 2019.

BACA JUGA: Honorer K2 Dorong Ahok Bisa Masuk Menteri Kabinet Jokowi-Maruf

Dalam konvensinya, Poros Benhil mendorong sejumlah nama untuk bisa menjadi menteri di kabinet Jokowi - Ma'ruf. Satu di antaranya, Poros Benhil menyebut nama mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

"Kami baru saja menggelar konvensi publik untuk menampung aspirasi para relawan, di antaranya kami mengusulkan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok untuk masuk kabinet," kata Koordinator Poros Benhil Aznil Tan ditemui setelah menggelar konvensi di Hotel Ibis Budget, Cikini, Jakarta Pusat, Jumat.

BACA JUGA: Apakah Mau Kursi Menteri? Ahok Jawab Begini

Aznil menegaskan, Ahok cocok duduk di kabinet Jokowi - Ma'ruf. Sebab, Jokowi pernah menginginkan penguatan iklim investasi di pemerintahan mendatang. Melihat latar belakangnya, Ahok bisa menduduki posisi menteri bidang investasi.

"Beliau adalah sosok yang cerdas dalam regulasi dan jago dalam melobi. Terbukti pembangunan Simpang Susun Semanggi tanpa dana APBD," ujar Aznil.

BACA JUGA: Pakar Hukum: Undang-Undang Melarang Ahok jadi Menteri

Selain nama Ahok, di dalam konvensi muncul nama Kepala Staf Kepresidenan Indonesia Jenderal (Purn) Moeldoko yang didorong menjadi menteri Jokowi di pemerintahan mendatang.

Sukarelawan Poros Benhil berharap Moeldoko bisa menjadi Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam). Menurut Aznil, dengan latar belakang militer, Moeldoko sosok tepat menduduki kursi Menkopolhukam.

"Kemudian kami usulkan Rokhmin Dahuri. Kami mengusulkan beliau sebagai Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman," terang dia.

Selain itu, lanjut dia, Poros Benhil sepakat mendorong nama Basuki Hadimuljono untuk dipertahankan sebagai Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Sebab, Basuki dinilai mampu mengeksekusi program-program pembangunan dengan sangat baik.

"Beliau contoh nyata eksekutor konsep dan program-program. Kami butuh eksekutor andal terkait visi dan misi Jokowi," ungkap dia.

Aznil juga mengatakan, pihaknya sangat peduli dengan generasi milenial. Pihaknya mengusulkan Politikus Partai NasDem sekaligus Anggota Komisi I DPR RI Prananda Paloh sebagai Kepala Staf Kepresidenan (KSP).

"Dia adalah salah satu tokoh muda yang paling moncer di republik ini. Dia juga sudah tuntas pada dirinya dan mampu bekerja dengan baik," tandas Aznil. (mg10/jpnn)

 


Redaktur & Reporter : Aristo Setiawan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler