Prabowo: Saya Merasakan Getaran di Mana-Mana

Jumat, 05 April 2019 – 23:33 WIB
Prabowo Subianto dan Titiek Soeharto. Foto: Ist

jpnn.com, JAKARTA - Calon presiden Prabowo Subianto mencium potensi terjadi kecurangan dalam pemilihan umum (Pemilu) 2019. Sebab itu, dia meminta rakyat mengawasi penyelenggaraan Pemilu 2019 agar berlangsung adil.

Prabowo mengungkapkan hal tersebut ketika berpidato di acara Gerakan Elaborasi Rektor Akademisi Alumni dan Aktivis Kampus Indonesia, Balai Kartini, Jakarta Pusat, Jumat (5/4).

BACA JUGA: Cerita Prabowo Pernah Meminta Soeharto Mundur dari Kursi Presiden

"Beberapa hari lagi adalah hari bersejarah. Saudara-saudara, kami masih prihatin dan dikhawatirkan bahwa ada upaya untuk manipulasi pemilihan umum. Namun saya percaya dengan kekuatan rakyat Indonesia," kata dia.

BACA JUGA: Survei: Elektabilitas Prabowo Terus Naik, Sayangnya...

BACA JUGA: TKN: Prabowo - Sandi Tak Mampu Menembus Jawa Tengah

Selama proses kampanye Pemilu 2019, Prabowo telah berkeliling Indonesia untuk mendengar suara rakyat. Hasil keliling itu, dia merasakan euforia rakyat yang menginginkan perubahan kepemimpinan Indonesia.

"Saya keliling ke mana-mana, saya merasakan getaran rakyat yang ingin perubahan," ucap dia.

BACA JUGA: Meriahkan Kampanye di Sumut, Menantu Jokowi Ikut Goyang Jempol

Prabowo kemudian mencoba langkah alternatif agar praktik kecurangan Pemilu 2019 tidak terjadi. Salah satunya, kata dia, menang pemilihan presiden (Pilpres) dengan selisih 25 persen dari pesaingnya.

"Beberapa hari lagi, harus benar-benar turun dan atasi niat-niat kecurangan. Harus menang dengan angka yang sangat besar. Harus menang dengan selisih di atas 25 persen karena potensi dicuri sekian belas persen," pungkas dia. (mg10/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Survei SCG Research and Consulting di Jatim I: Jokowi Dominan, Prabowo Jeblok


Redaktur & Reporter : Aristo Setiawan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler