Prabowo: Tunda Rekrutmen CPNS 2018, Tuntaskan Honorer K2

Kamis, 20 September 2018 – 07:14 WIB
Honorer K2 Kabupaten Bogor menggelar aksi unjuk rasa, Rabu (19/9). Foto: Istimewa for JPNN.com

jpnn.com, BOGOR - Massa honorer K2 (kategori dua) se-Kabupaten Bogor menggelar aksi unjuk rasa, Rabu (19/90 sore. Mereka mendesak DPRD dan bupati Bogor untuk menolak atau menunda perekrutan CPNS 2018 jalur umum sebelum menuntaskan permasalahan honorer K2. Mereka juga meminta diangkat PNS secara otomatis tanpa pembatasan usia.

"Kami honorer K2 minta rekrutmen CPNS ditunda. Karena hampir seluruh K2 tidak akan bisa mendaftar lantaran terhalang oleh persyaratan yang ada terutama usia," kata Prabowo Yuwana selaku koordinator daerah (Korda) Forum Honorer K2 Indonesia (FHK2I) Kabupaten Bogor kepada JPNN usai melakukan aksi besar-besaran di kantor bupati dan DPRD.

BACA JUGA: Korda Honorer K2: Demi Mendapat Keadilan, Kami Lakukan Aksi

Dia menambahkan, perekrutan CPNS jalur umum sangat tidak berpihak honorer K2, telah memicu aksi demo di mana-mana.

Ditambah lagi adanya pernyataan salah seorang pejabat di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Garut yang menyebut guru honorer adalah ilegal dan penandatanganan rapor hasil evaluasi belajar siswa dinyatakan tidak sah.

BACA JUGA: Guru Honorer K2 Mogok Mengajar, Jangan Anggap Remeh!

Aksi demo yang dilakukan oleh guru-guru honorer K2 dan non-kategori dari berbagai daerah ini, menurut Prabowo, belum bisa diprediksi kapan selesai dan berakhir. Jika tuntutan honorer K2 ini belum terealisasi maka aksi akan terus berlangsung di mana mana.

"Honorer K2 menuntut untuk dilakukan percepatan pengesahan RUU ASN karena itu akan menjadi payung hukum bagi honorer yang sudah mengabdi selama 12 sampai 20 tahun dengan gaji sekitar Rp 300 ribu sampai Rp 800 ribu yang disesuaikan dengan kemampuan sekolahnya," terangnya.

BACA JUGA: Honorer K2 mau Enggak Ajukan Judicial Review ke MK?

BACA JUGA: Korda Honorer K2: Demi Mendapat Keadilan, Kami Lakukan Aksi

Dia menegaskan honorer K2 di bawah komando Ketum FHK2I Titi Purwaningsih akan terus memerjuangkan hak-hak yang sudah diabaikan dan dizalimi cukup lama dari 2005 hingga sekarang. (esy/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Ketum PGRI Sodorkan Dua Opsi Penyelesaian Honorer K2


Redaktur & Reporter : Mesya Mohamad

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler