Prajurit TNI dan Tentara Prancis Siaga Menghadapi Pertempuran Kota

Senin, 03 Juni 2019 – 07:05 WIB
Prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Yonmek TNI Konga XXIII-M/Unifil atau Satgas Indobatt gelar latihan menghadapi pertempuran kota bersama tentara Prancis (Force Commander Reserve) di Lebanon Selatan. Foto: Puspen TNI

jpnn.com, LEBANON - Dalam rangka membangun hubungan yang kukuh sebagai pasukan perdamaian di Lebanon, Pasukan Garuda yang tergabung dalam Satgas Yonmek TNI Konga XXIII-M/Unifil (United Nations Interim Force In Lebanon) yang dikenal dengan sebutan Satgas Indobatt melaksanakan kegiatan latihan bersama dengan tentara FCR (Force Commander Reserve) dari Prancis. Latihan tersebut berlangsung di Markas FCR UNP 9-1 Burj Qallawiyah, Lebanon Selatan.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Yonmek TNI Konga XXIII-M/Unifil, Letkol Inf Arfa Yudya Prasetya di Markas Indobatt, Adchit Al Qusayr Lebanon Selatan, Sabtu (1/6/2019).

BACA JUGA: Perintah Panglima ke Prajurit TNI Saat Meninjau Arus Mudik Lebaran 2019

Lebih lanjut, Dansatgas Indobatt mengatakan hubungan Indobatt dan FCR dari Prancis sudah terjalin sejak satgas-satgas sebelumnya, namun baru kali ini Indobatt menerima undangan untuk mengadakan latihan bersama di Markas FCR.

BACA JUGA: Mutasi 53 Perwira Tinggi TNI: Personel TNI AD Terbanyak, Disusul TNI AL dan TNI AU

BACA JUGA: TNI Kerahkan 12 Ribu Prajurit, 20 Ribu Personel Cadangan Siap Digerakkan

“Ini membuktikan semakin erat dan kukuhnya hubungan antara Peacekeepers Indobatt dan FCR Perancis, sehingga akan semakin mempermudah koordinasi dan kerja sama kedua belah pihak dalam mejalankan misi sebagai penjaga perdamaian di Lebanon,” ujarnya seperti dilansir dalam siaran pers Papen Konga XXIII-M/Unifil, Kapten Chb Gideon Ashdod.

Latihan yang digelar bertajuk "On Day Co-Operation Exercise" yang dilaksanakan pada tanggal 30 Mei 2019 ini, bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme sebagai peacekeepers serta menjalin persahabatan dan kepercayaan antara kedua satuan tugas yang sedang menjalani misi perdamaian di Lebanon.

BACA JUGA: Kadiskesal: Latihan Operasi untuk Memperkukuh Satuan Kesehatan TNI

Diawali dengan pengenalan materi Urban Combat atau pertempuran kota, dimana perwakilan tentara Prancis dipimpin oleh Kapten Julian mendemontrasikan tehnik yang dimilikinya dalam menghadapi pertempuran kota dengan menggunakan medan latihan tumpukan kontainer yang ada di markasnya.

Selanjutnya giliran perwakilan Pasukan Garuda yang dipimpin oleh Kapten Mar Patrick Pattiasina bersama 35 orang anggotanya, mendemonstrasikan kemampuan pasukannya dalam menghadapi pertempuran kota. Kemudian dilanjutkan dengan masing-masing satuan berkesempatan untuk saling mencoba gerakan-gerakan yang dilatihkan sehingga dari kesempatan tersebut akan menambah wawasan dan pengetahuan masing-masing personel.

Untuk menjalin rasa persahabatan dan kerja sama yang kuat di antara kedua pasukan, kegiatan dilanjutkan dengan olahraga bersama. Dalam kesempatan tersebut, masing-masing satuan mengeluarkan timnya untuk olahraga sepak bola, hockey dan voli yang seluruhnya dilaksanakan secara bersamaan.

Sebelum mengakhiri kegiatan latihan tersebut, dilaksanakan kegiatan makan malam bersama dengan hidangan masakan ala Prancis yang diakhiri dengan menyerahkan cenderamata dari Kapten Mar Patrick Pattiasina mewakili Satgas Indobatt kepada Kapten Julian yang mewakili FCR Prancis.(fri/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... PPRC TNI Dituntut Meningkatkan Kemahiran Bertempur


Redaktur & Reporter : Friederich

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler