Prediksi Media Luar Negeri soal Politik Dinasti Ala Jokowi segera Terbukti?

Sabtu, 21 Oktober 2023 – 17:27 WIB
Berita di laman The Guardian yang mengangkat soal putusan Mahkamah Konstitusi (MK) membuka jalan bagi putra Presiden Joko Widodo (Jokowi), Gibran Rakabuming Raka, menjadi kontestan Pilpres 2024. Foto: The Guardian

jpnn.com, JAKARTA - Sorotan dan prediksi berbagai media luar negeri tentang putra Presiden Joko Widodo (Jokowi), Gibran Rakabuming Raka, maju di Pilpres 2024 tampaknya segera terbukti.

Wali kota Surakarta itu baru saja menerima rekomendasi dari Partai Golkar yang mengusungnya menjadi bakal cawapres untuk mendampingi Prabowo Subianto selaku capres dari Koalisi Indonesia Maju (KIM) di Pilpres 2024.

BACA JUGA: Mas Butet Syok, Menangis, Teringat Pernah Meyakini Jokowi Patut Jadi Presiden Panutan

Belum lama ini, media mancanegara beramai-ramai mengangkat berita soal putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang membuka peluang bagi Gibran dengan usia di bawah 40 tahun bisa menjadi capres maupun cawapres.

Lembaga pimpinan Anwar Usman itu mengabulkan permohonan uji materi atas syarat capres-cawapres dalam Undang-Undang Pemilihan Umum (UU Pemilu).

BACA JUGA: Selamat Datang, Nak! Majunya Gibran Berpotensi Membuat Bangsa Retak

Permohonan yang dikabulkan ialah capres/cawapres dimungkinkan berusia di bawah 40 tahun asalkan pernah berpengalaman menjadi kepala daerah hasil pemilihan. Pemohonnya ialah mahasiswa bernama Almas Tsaqibbirru Re A yang mengaku penggemar Gibran.

Putusan MK yang dikeluarkan pada Senin (16/10/2023) itu langsung membuat riuh. Berbagai media mancanegara langsung mengaitkannya dengan kemungkinan Gibran menjadi kontestan Pilpres 2024.

BACA JUGA: Sorotan Media Luar Negeri soal Keputusan MK Melempangkan Politik Dinasti Ala Jokowi

Putusan MK tersebut dianggap sarat kontroversi. Media-media luar negeri menganggap putusan itu melempangkan jalan bagi Jokowi untuk melakukan politik dinasti.

“Joko Widodo’s son can run for Indonesian vice-president after controversial court ruling,” judul laman The Guardian pada Selasa (17/10/2023) pukul 06.25 waktu musim panas Britania (BST).

Media dengan nama awal The Manchester Guardian yang didirikan di Manchester, Inggris, itu mendedahkan awalnya Gibran yang berusia 46 tahun tidak memenuhi syarat menjadi capres maupun cawapres.

“Namun, Mahkamah Konstitusi yang dipimpin adik ipar Presiden Jokowi membuat pengecualian,” tulisan Guardian dalam pembuka atau lead berita tersebut.

Adapun laman Sydney Morning Herald (SMH) memajang berita soal putusan MK menjadi jalan bagi dinasti Jokowi meraih kekuasaan.

Laman surat kabar milik Fairfax Media itu membuat berita berjudul Constitutional Court Clears Way for Jokowi Dinasty.

Masih di Australia, laman The Australian juga menyajikan judul yang hampir serupa dengan SMH. Surat kabar harian itu mengunggah berita dengan titel ‘Indonesia court clears pathway for Jokowi dinasty’.

Adapun laman Bloomberg yang bermarkas di New York, Amerika Serikat (AS), memajang berita berjudul Indonesia Court Ruling Enables Jokowi’s Son to Run as VP.

Kantor berita REUTERS mewartakan itu melalui berita berjudul Indonesia court clears path for Jokowi's son to run for vice presidency.

Di Jepang, Nikkei Asia dalam pemberitaannya menyebut pengadilan telah menghilangkan hambatan bagi pencalonan putra Jokowi.

Media berbahasa Inggris yang bermarkas di Tokyo, Jepang, itu menampilkan berita dengan judul Indonesia court removes barrier for Jokowi son's VP candidacy.

Situs Al Jazeera membuat berita berjudul Indonesian court rules on presidential candidate eligibility. Media yang bermarkas di Doha, Qatar, itu menyertakan foto Gibran dalam berita tersebut.

Di Hong Kong, laman South China Morning Post (SCMP) memajang berita soal putusan MK itu dengan judul Fears for Indonesia democracy as Jokowi’s son gets VP election pathway in ‘plot twist’ move by court.

Media Singapura juga mengangkat soal keputusan MK tersebut. “Indonesia court clears way for Jokowi’son to run in election,” demikian bunyi judul di laman The Straits Times.(jpnn.com)

Yuk, Simak Juga Video ini!

BACA ARTIKEL LAINNYA... Jokowi Punya Reputasi, Semoga Berhitung soal Efek Negatif Politik Dinasti


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler