Presiden Joko Widodo Memuji Kerja Keras Bu Yuni

Sabtu, 26 Januari 2019 – 23:18 WIB
Presiden Jokowi saat bertemu nasabah program Mekaar di lapangan asrama polisi, Kemayoran, Jakarta Pusat pada Sabtu (26/1). Foto Biro Pers Setpres

jpnn.com, JAKARTA - Presiden Joko Widodo memuji kerja keras Yuni, penjual jamu yang kini bisa mengembangkan usahanya untuk meningkatkan ekonomi keluarga. Dari berjualan keliling, kini dia sudah memiliki kios untuk berjualan.

Yuni merupakan satu dari 524 nasabah program Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar) yang dijalankan PT. Permodalan Nasional Madani (PNM), yang berkesempatan berdialog dengan Jokowi saat peninjauan program tersebut di lapangan asrama polisi, Kemayoran, Jakarta Pusat pada Sabtu (26/1).

BACA JUGA: Selebaran Say No to Jokowi Bukti Prabowo-Sandi Tak Punya Prestasi

"Kalau ada orang yang pesan jamu, saya kirim-kirimi. Minta jamu saya antarkan," ucap Yuni saat ditanya seputar usahanya oleh presiden.

Bantuan permodalan PNM Mekaar sebesar Rp 3 juta yang diterimanya membuat Yuni dapat meningkatkan perekonomian hingga memiliki penghidupan yang lebih baik. Selain berjualan jamu, dia kini juga menjual pempek dan es campur.

BACA JUGA: Jaring Dukungan, Abah Maruf Semangati Nahdiyin Kalsel

Bahkan, dia sekarang bisa membuka kios usaha kecil-kecilan lewat bantuan tersebut. Yuni mengatakan bahwa sebelum menerima bantuan permodalan Mekaar, dirinya menjalankan usahanya dengan cara berkeliling sendiri.

"Tadinya berkeliling sekarang punya kios? Bagus. Ini yang kelihatan peningkatannya," sahut Jokowi, memuji kegigihan Yuni.

BACA JUGA: Respons Abah Maruf soal Moderator Debat Kedua

Dari dialog itu diketahui bahwa Yuni mengawali membuat pempek dari jam 06.00 WIB, dan berjualan dari Pukul 09.00 WIb, sampai malam selepas Isya.

"Ini namanya kerja keras. Nanti insyaallah ibu berhasil kalau kerjanya seperti ini," ucap Presiden ketujuh RI tersebut menyemangati.

Di hadapan 524 nasabah PNM Mekaar di Kecamatan Kemayoran, Jokowi kembali mengingatkan soal nilai-nilai utama yang harus dimiliki dalam berusaha, yakni jujur, disiplin, dan kerja keras.

Mantan gubernur DKI Jakarta itu meyakini nasabah Mekaar dapat meningkatkan usahanya menjadi lebih besar lagi. Bahkan mereka bisa memanfaatkan program pemerintab lainnya berupa Kredit Usaha Rakyat (KUR).

"Dari 524 orang yang hadir di sini 524, saya yakin lebih dari 100 bisa naik kelas ke program KUR secepatnya. Kita akan tarik ibu ke program KUR yang bisa memberikan pinjaman Rp 25 juta sampai Rp 500 juta," tambah Presiden.

Pada acara itu, Jokowi didampingi Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri BUMN Rini Soemarno, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi, dan Direktur Utama PNM Arief Mulyadi.(fat/jpnn)

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Respons Jokowi Soal Prabowo Diserang Tabloid Indonesia Barokah


Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler