Presiden Jokowi Senang Kepercayaan Masyarakat kepada TNI Selalu Teratas

Kamis, 05 Oktober 2023 – 09:57 WIB
Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Panglima TNI Laksamana Yudo Margono saat upacara HUT ke-78 TNI di Monas, Jakarta Pusat, Kamis (5/10/2023). Foto: YouTube Setpres

jpnn.com, JAKARTA - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengaku senang Tentara Nasional Indonesia (TNI) masih menjadi lembaga yang punya tingkat kepercayaan tertinggi di mata masyarakat dengan angka di kisaran 83-90 persen.

Kepala negara menyatakan itu saat berpidato dalam upacara puncak perayaan HUT ke-78 TNI yang dilaksanakan di Monas, Jakarta Pusat, Kamis (5/10).

BACA JUGA: Hadiri Upacara HUT TNI, Jokowi Naik Tank Marinir Didampingi Laksamana Yudo

Prajurit TNI saat mengikuti gladi bersih HUT ke-78 TNI di Monas, Jakarta, Selasa (3/10). Foto Ricardo/JPNN.com

"Saya senang kepercayaan masyarakat terhadap TNI terus terjaga dan selalu menempati urutan teratas," kata Jokowi dalam pidatonya, Kamis.

BACA JUGA: TNI AL dan 9 Negara Sahabat Kerahkan Kapal Perang ke Filipina, Ada Apa?

Eks Gubernur DKI Jakarta itu berharap TNI bisa mempertahankan status sebagai lembaga yang dipercaya masyarakat.

Satu di antaranya, kata Jokowi, TNI harus mampu merumuskan kebijakan dan strategi secara konkret di tengah memanasnya situasi geopolitik dunia.

BACA JUGA: Bisikan Presiden Jokowi Ini Dinilai Bikin Ganjar Makin Percaya Diri

"Merumuskan langkah-langkah dan strategis yang konkrit ke depan di tengah konidis dunia yang berubah sangat cepat dan memanasnya geopolitik dunia," katanya.

Kemudian, kata dia, TNI perlu juga melakukan modernisasi alutsista dengan memerhatikan keuangan negara demi menjaga tingkat kepercayaan masyarakat ke instansi militer.

"Belanja alutsista harus dilakukan bijak, baik caranya dan peruntukannya. Modernisasi alutsista harus menjadi bagian penting dari pengembangan investasi pertahanan dalam negeri," kata Jokowi.

Presiden ketujuh RI juga meminta modernisasi alutsista dengan memperhatikan transfer teknologi dan mengedepankan produk dalam negeri demi menjaga kepercayaan masyarakat terhadap TNI.

"Harus didorong trasnfer teknologi, produk dalam negeri dan terkait dengan ini saya minta agar anggaran yang dimiliki karena sulit dalam mengumpulkannya, sulit dalam mendapatkannya, dan menjadi uang dari rakyat, sehingga sebisa mungkin harus dibelanjakan dan diputar kemabli untuk rakyat," kata Jokowi.

Dia dalam pidato turut menyinggung tentang potensi terjadi krisis pangan di dunia dan TNI diharapkan punya perhatian terhadap isu itu.

"Seluruh anggota TNI punya kesadaran dan kepekaan terkait ini karena urusan pangan itu urusan perut, sangat penting dan penentu stabilitas bangsa," ujar Presiden Jokowi.

Terakhir, kepala negara berbicara tentang perlunya TNI tetap profesional memasuki tahun politik pada Pemilu 2024.

Jokowi bahkan meminta TNI bisa memberikan pemahaman kepada rakyat soal beda pilihan hal wajar dan bukan dasar perpecahan bangsa.

"Saya minta tetap jaga betul kondisi damai, segera padamkan percikan sekecil apa pun, berikan pemahaman kepada masyarakat bahwa beda pilihan itu wajar," kata dia. (ast/jpnn)

Video Terpopuler Hari ini:


Redaktur : M. Fathra Nazrul Islam
Reporter : Aristo Setiawan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler