Pria dan Wanita Dipaksa Begituan di Jalan, Direkam, Viral

Rabu, 21 Maret 2018 – 12:09 WIB
Ilustrasi perbuatan asusila. Foto: AFP

jpnn.com, SAMBAS - Sebuah video panas yang menunjukkan pria dan wanita sedang melakukan hubungan badan menghebohkan warga Sambas, Kalimantan Barat (Kalbar).

Dalam video berdurasi dua menit sebelas detik itu terlihat pria dan wanita begituan di halaman.

BACA JUGA: Cewek Berjilbab Beradegan Panas di Taman, Videonya Viral

Pemeran dalam video panas itu diduga merupakan warga Sambas.

Sebab, mereka terlibat percakapan menggunakan bahasa Sambas.

BACA JUGA: Panen 400 Hektare, Siap Penuhi Cadangan Beras Pemerintah

Video panas itu menjadi viral setelah diunggah akun Facebook dengan inisial BS.

Tak lama berselang, BS menghapus video panas itu. Namun, video panas itu sudah telanjur menyebar luas.

BACA JUGA: Guru Honorer Diandalkan tapi Nasibnya Memprihatinkan

“Saya sudah melihatnya. Dapat dari WhatsApp teman saya. Saya rasa ini video tahun lalu. Entah kenapa disebarkan lagi,” ujar Eko, salah satu warga Sambas, Senin (19/3).

Dalam video yang tersebar luas itu terlihat sejumlah pemuda menyuruh pasangan tersebut terus melakukan hubungan badan.

Mereka juga merekam aksi pria dan wanita itu menggunakan telepon seluler.

“Foto-foto saja. Orang mana? Orang mana? Cewekmu orang mana?” kata seorang pemuda sambil mencekik dan menekan leher lelaki berkaus merah yang sedang melakukan adegan panas itu.

Pria dan wanita itu hanya bisa pasrah. Mereka terus melakukan adegan panas.

Dalam video itu juga terlihat salah satu pemuda meraba bagian vital si cewek.

“Aku bukan ceweknya, Bang. Aku ada masalah dengan abangku. Benar. Tolonglah, Bang,” kata perempuan dalam video itu.

Setelah itu, pria dan wanita dalam video tersebut dipaksa membuka seluruh pakaian.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Sambas AKP Raden Real Mahendra mengatakan, pihaknya masih menyelidiki penyebar video panas tersebut.

“Kami masih mengumpulkan petunjuk terkait video tersebut serta melakukan analisis," terang Real.

Berdasar penyelidikan awal, penyebar video panas itu diketahui merupakan warga Sambas yang bekerja di Malaysia.

Real menambahkan, berdasar informasi yang diperoleh pihaknya, kejadian itu sudah berlangsung lama.

"Kejadian tersebut menurut informasi yang kami peroleh terjadi dua tahun yang lalu,” tutur Real.

Menurut dia, pelaku yang merekam dan menyebar video panas itu dikenakan UU ITE.

“Kami masih pertimbangkan untuk sanksi dan proses penindakannya. Sebab, akun FB inisial BS milik orang Sambas yang sekarang menjadi TKI di Malaysia," tegas Real. (Sairi/Rakyat Kalbar/JPNN)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Ratusan Guru Honorer Geruduk Kantor Bupati


Redaktur & Reporter : Ragil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler