Pria yang Ditangkap Densus 88 di Kalsel Seorang Pesilat Berprestasi Tingkat Dunia

Rabu, 22 Desember 2021 – 23:53 WIB
Abu Solihin menunjukkan foto-foto MNR sebagai pesilat berprestasi. Foto: ANTARA/Firman/am.

jpnn.com, BANJARMASIN - Densus 88 Antiteror Mabes Polri menangkap sejumlah terduga teroris di Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Salah satunya MNR, 22, pemuda yang dikenal sebagai atlet silat yang berprestasi di tingkat dunia

BACA JUGA: Mengaku Polisi dan Berdinas di Sidoarjo, AP Tak Berkutik saat Dijemput Anak Buah Kombes Kusumo

Hal itu diutarakan pelatih silatnya Abu Solihin saat ditemui di rumah MNR yang digeledah polisi, Rabu pagi.

"Saya terkejut dapat kabar MNR diamankan, makanya saya langsung mendatangi rumahnya," ucap Solihin.

BACA JUGA: Timnas Indonesia vs Singapura: Satu Permintaan Tegas Shin Tae Yong untuk Evan Dimas Dkk

Ia mengungkapkan sosok MNR merupakan anak baik dengan sederet prestasi di cabang olahraga pencak silat. Bahkan pada Oktober 2020 berhasil meraih juara satu kejuaraan dunia pencak silat di Belanda.

"Jadi kejuaraannya secara virtual, kami kirim video rekaman. Alhamdulillah dari 2.200 peserta, MNR keluar sebagai juara dalam cabang pencak silat budaya tradisi Banjar," paparnya sembari menunjukkan foto-foto MNR yang banyak meraih medali dan piala.

BACA JUGA: 2 Terduga Teroris yang Ditangkap di Kalsel Jaringan JAD

Atas prestasi internasional itu, ungkap Solihin, MNR mendapatkan penghargaan dari Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina yang penyerahannya dilaksanakan saat peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) tanggal 9 September 2021.

Sementara NI selaku orang tua menuturkan anak pertamanya itu bekerja di proyek pemasangan kabel optik.

NI menyebutkan anaknya tercatat sebagai mahasiswa semester akhir di Universitas Terbuka Banjarmasin Program Studi Ilmu Hukum.

"Anaknya soleh salat lima waktu tidak pernah ketinggalan. Kalau tidak turun bekerja ya latihan pencak silat atau di rumah saja belajar," tuturnya.

Terkait senjata tajam yang dibawa polisi saat penggeledahan, diakui NI merupakan peralatan anaknya untuk latihan pencak silat, termasuk saat bertanding di kejuaraan.

BACA JUGA: Berita Duka: Taufik Ramsyah Meninggal Dunia, Kami Ikut Berbelasungkawa

Untuk itu, dia berharap anaknya dapat segera dibebaskan jika nanti dalam pemeriksaan tidak terbukti terlibat jaringan terorisme.(antara/jpnn)

 


Redaktur & Reporter : Budi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler