Prof Jimly Asshiddiqie: Mereka Bukan Orang Sembarangan

Senin, 10 Agustus 2020 – 06:18 WIB
Anggota DPD RI Prof Jimly Asshiddiqie menanggapi deklarasi KAMI. Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Anggota DPD RI Prof Jimly Asshiddiqie mengatakan meski banyak yang tidak suka dengan pendeklarasikan Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia atau KAMI yang dimotori Din Syamsuddin dkk, tetapi gerakan moral kelompok ini harus dihormati.

"KAMI? Oh, yang Pak Din Syamsuddin. Banyak yang tidak suka, tetapi kita harus hormati, ya ini kan ekspresi menumpuk. Puncak dari tumpukan kekecewaan. Apalagi yang berkumpul kan tokoh-tokoh terhormat semua, mereka bukan orang sembarangan," kata Prof Jimly.

BACA JUGA: Prof Jimly: dari Semua Presiden, Darahnya Paling Merah itu Jokowi

Hal itu disampaikannya menanggapi deklarasi KAMI sebagai gerakan moral oleh Din Syamsuddin dkk, dalam perbincangan di program NGOMPOL yang tayang di channel YouTube JPNN.com.

"Pak Din Syamsuddin, Pak Rizal Ramli, banyak lagi tokoh-tokohnya. Jadi saya rasa kuncinya itu kan harus didengar. Kelompok pendukung pemeirntah, menurut saya, sudahlah, kita jangan terlalu membangun permusuhan," sambung mantan ketua Mahkamah Konstitusi (MK) ini.

BACA JUGA: Disodorkan Pertanyaan soal Kepemimpinan Jokowi, Prof Jimly: Waduh!

Saat ditanya apakah dia setuju dengan anggapan bahwa tokoh-tokoh yang tergabung dalam KAMI sebagai barisan sakit hati? Prof Jimly justru bertanya balik.

"Ya bisa saja orang sakit hati. Kenapa enggak boleh orang sakit hati? Memangnya yang senang hati saja yang baik. Yang sakit hati kan harus didengar juga," tegasnya.

BACA JUGA: Pintu Depan Tempat Karaoke Milik Ahmad Dhani Sepi, Petugas Masuk, Ternyata

Namun. pihaknya tidak sependapat bila kemunculan KAMI sebagai kelompok yang diposisikan berseberangan dengan pemerintah, dianggap membahayakan bagi rezim penguasa.

"Kalau menurut saya tidak (membahayakan). Yang namanya pemerintah itu, siapa yang sedang mengurus dan mengelola, memimpin institusi, andaipun dia tidak mendengar sama sekali, dia (rezim,red) pasti menang," tandas Prof Jimly.

Soal apakah KAMI akan mampu meraih simpati dan dukungan dari masyarakat, Prof Jimly tidak bisa memastikan.

Sebab, katanya, itu tergantung bagaimana mereka bergerak. (fat/jpnn)

VIDEO: Cuma Jokowi Presiden yang Darahnya Paling Merah


Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler