Prof Nasih: Peserta UTBK Jangan Lupa Gosok Gigi, Keramas, Cuci Tangan ya

Rabu, 24 Juni 2020 – 14:00 WIB
Jadwal pendaftaran UTBK 2020 untuk SBMPTN 2020 perlu diketahui sejak awal. Ilustrasi Foto: dok.JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Pelaksanaan ujian tulis berbasis komputer (UTBK) 2020 gelombang pertama akan dimulai pada 5-14 Juli mendatang.

Ketua Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) Prof Mohammad Nasih mengungkapkan, pelaksanaan UTBK 2020 di masa new normal harus tetap mengutamakan kesehatan dan keselamatan semua komponen yang terlibat. Di samping menerapkan standar protokol kesehatan secara ketat.

BACA JUGA: Informasi Penting seputar UTBK-SBMPTN 2020

"Pelaksanaan UTBK juga harus memerhatikan status perkembangan pandemi COVID-19 di seluruh Pusat UTBK PTN dan mendapatkan izin dari Satgas COVID-19 di masing-masing daerah," kata Prof Nasih dalam teleconfrence, Rabu (24/6).

Bagi peserta UTBK, rektor Universitas Airlangga ini mewanti-wanti untuk mulai mengisolasikan diri sejak sekarang. Jangan sampai kumpul-kumpul dengan teman-teman atau lainnya.

BACA JUGA: Jadwal UTBK untuk SBMPTN 2020 dan Biaya Pendaftarannya

"Di rumah saja, belajar, jaga kesehatan dan stamina biar imun tidak turun. Kalau sakit tidak diperkenankan ikut tes karena nanti ada pengecekan suhu tubuh. Kalau suhu 38 derajat tidak diizinkan ikut UTBK dan bisa ikut gelombang kedua," imbaunya.

Dia juga berpesan kepada para peserta UTBK untuk menjaga kebersihan diri saat akan ikut tes. Jangan sampai gara-gara tidak bersih akhirnya menebar virus kepada yang lain.

BACA JUGA: Keterangan Mendikbud Nadiem Makarim soal UTBK dan SBMPTN

"Sebelum ke lokasi ujian, mandi dulu, jangan lupa gosok gigi, keramas. Kemudian jangan pakai baju kemarin. Usahakan bajunya baru dicuci dan disetrika biar virusnya mati. Jangan lupa bawa masker dan handsanitizer agar sering-sering cuci tangan," tuturnya.

Hal-hal sepele ini, lanjut Prof Nasih harus jadi perhatian utama agar terhindar dari virus COVID-19.

Dia melanjutkan, sesuai arahan Dirjen Dikti Kemdikbud dan Ketua Majelis Rektor PTN Indonesia, untuk mengurangi resiko penyebaran infeksi COVID-19 dan mengutamakan keselamatan peserta dan penyelenggara, LTMPT mengubah mekanisme ujian. Di mana pelaksanaan tes UTBK per hari, diubah dari 4 sesi menjadi 2 sesi, dengan rincian perubahan waktu:

1. Sesi 1, pukul 09.00 – 11.15 Waktu Setempat
2. Sesi 2, pukul 14.00 – 16.15 Waktu Setempat.

"Jeda waktu selama 2 jam 45 menit, digunakan untuk pelaksanaan protokol kesehatan saat pergantian sesi," terang Nasih.

Sedangkan tes UTBK akan dilaksanakan dalam dua tahap, yakni:
1. Tahap I, tanggal 5 – 14 Juli 2020
2. Tahap II, tanggal 20 – 29 Juli 2020

"Pengumuman SBMPTN akan dilaksanakan pada 20 Agustus 2020," ungkap Nasih. (esy/jpnn)


Redaktur & Reporter : Mesya Mohamad

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler