Prof Wiku Pastikan Kehalalan Vaksin Covid-19 yang Akan Digunakan di Indonesia

Sabtu, 14 November 2020 – 19:20 WIB
Juru Bicara Satgas COVID-19 Wiku Adisasmito ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/aww/aa.

jpnn.com, JAKARTA - Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito memastikan bahwa vaksin yang akan digunakan di Indonesia memenuhi aspek kehalalan.

Selain halal, aspek keamanan dan efektivitas turut menjadi dasar penilaian untuk menggunakan vaksin corona.

BACA JUGA: Satgas Covid-19 Serahkan 20.000 Masker Untuk Acara Pernikahan Putri Habib Rizieq

Hal itu disampaikan Wiku saat menghadiri konferensi pers tentang Perkembangan Terkini Penanganan Covid-19 yang disiarkan akun Youtube BNPB Indonesia, Sabtu (14/11).

"Vaksin yang akan digunakan di Indonesia atas kerja sama internasional atau pengembangan dalam negeri, itu dipastikan aman dan efektif. Tentunya karena kita adalah negara muslim, vaksin-vaksin tersebut juga harus halal," ucap Wiku.

BACA JUGA: Kisah Pak Ngadiman, 118 Kali Donor Darah, 34 Tahun Harus Melawan Rasa Takut

Terkait jaminan halal, kata Wiku, pemerintah sangat berhati-hati sebelum menggunakan vaksin.

Bahkan, pemerintah melibatkan Majelis Ulama Indonesia (MUI) mendampingi Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk meneliti vaksin Covid-19 yang akan dipakai di dalam negeri.

BACA JUGA: Peringatan Keras Satgas Covid-19 untuk Rizieq dan Pendukungnya

"Pada saat ini MUI bersama dengan Badan POM dan kementerian lembaga lainnya juga sudah me-review beberapa kandidat vaksin tentang aspek kehalalannya. Tentunya nanti akan berkembang juga dengan produk-produk lainnya yang akan diakses oleh pemerintah Indonesia," tutur Wiku.

Sementara itu, Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Doni Monardo menyinggung tentang protokol kesehatan yang wajib dilaksanakan rakyat Indonesia.

Sebelum vaksin diresmikan, protokol kesehatan merupakan cara paling ampuh mencegah penularan Covid-19.

"Saya mengulangi kembali sejumlah penjelasan yang disampaikan Presiden (Joko Widodo, red) bahwa sebelum vaksin ini diberikan pada masyarakat melalui prosedur yang ada, vaksin terbaik adalah patuh terhadap protokol kesehatan yaitu menggunakan masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan," pungkas Doni.(ast/jpnn)

Yuk, Simak Juga Video ini!


Redaktur & Reporter : Aristo Setiawan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler