Profesional dapat Jabarkan Pancasila dalam Semangat Kekinian

Senin, 25 September 2017 – 14:37 WIB
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto (tengah) menghadiri Kursus Politik Pancasila angkatan II bertema Jiwa dan Kepribadian Bangas Indonesia di DPP PDIP, Jakarta, Minggu (24/9). Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Puluhan kalangan profesional mengikuti Kursus Politik: "Pancasila Jiwa dan Kepribadian Bangsa Indonesia" yang digelar Dewan Pimpinan Pusat PDIP, Minggu (24/9) di markasnya di Menteng, Jakarta Pusat.

Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristyanto mengatakan, sesuai bentuk tanggung jawab terhadap nilai Pancasila, partainya menjadikan momentum ini untuk membuka persahabatan dengan seluruh komponen masyarakat.

BACA JUGA: Politikus PKS: Jangan Lupakan Peran Ulama dan Umat Islam

Dia menegaskan, Pancasila sebagai ideologi bangsa harus dibumikan dalam seluruh aspek kehidupan bermasyarakat.

"Inilah Pancasila, ideologi bangsa kita yang dibangun dan digali dari kepribadian bangsa Indonesia sendiri," kata Hasto di sela-sela kursus.

BACA JUGA: Ke Gereja Katolik, Menteri Nasir: Persatuan Itu Sangat Indah

Dia berharap dengan seluruh kompetensi yang dimiliki, kalangan profesional dapat menjabarkan Pancasila dalam semangat kekinian.

Selain itu juga menjadikan Pancasila sebagai komponen yang sangat penting dalam mengambil keputusan dalam ruang lingkup gerak profesionalitas mereka.

BACA JUGA: PDIP Janji Pertanggungjawabkan Dana Bantuan Parpol

"Karena itu lah dengan kursus Pancasila ini kami berharap semua tergerak kembali untuk membumikan Pancasila itu," kata orang dekat Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri itu.

Hasto menuturkan, nanti akan ditampilkan bagaimana Pancasila dalam ekonomi gotong royong dan kebudayaan Indonesia yang luar biasa.

Kemudian, Pancasila di dalam perjuangan politik yang membebaskan dan membangun persaudaraan dunia.

Termasuk Pancasila sebagai dasar kebijakan politik dari kepala daerah yang dinilai berhasil dalam menjalankannya.

"Dengan demikian, Pancasila bukan di awang-awang tapi Pancasila menjadi spirit yang bisa dibumikan," ungkap Hasto.

Dia menjelaskan, Pancasila dalam perspektif kesejarahan yang benar, itu dibelokkan di masa orde baru. Karena itu, Hasto mengatakan, PDI Perjuangan mencoba menghadirkan api Pancasila di dalam mempersatukan bangsa dan sebagai way of life.

Kemudian Pancasila dalam situasi kekinian menghadapi ancaman dari ideologi yang lain seperti liberalisme, kapitalisme.

"Serta berbagai upaya-upaya yang ingin mengingkari kita bangsa yang bertanah air satu, berbangsa satu bangsa yang menjunjung tinggi bahasa persatuan, bangsa yang bisa hidup dalam kebinekaan," ungkapnya. (boy/jpnn)

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Hasto Isyaratkan PDIP Setujui Perpanjangan Pansus Angket KPK


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler