Profil Edhy Prabowo: Putra Muara Enim, Si Jago Pencak Silat yang Gantikan Bu Susi di KKP

Rabu, 23 Oktober 2019 – 15:12 WIB
Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo. Foto : Ricardo/JPNN

jpnn.com, JAKARTA - Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Edhy Prabowo kini resmi menjadi Menteri Kelautan dan Perikanan di Kabinet Indonesia Maju periode 2019-2024, berikut ini profil Edhy Prabowo: 

Pria kelahiran Muara Enim, Sumatera Selatan pada 24 Desember 1972 itu menggantikan Susi Pudjiastuti, menteri sebelumnya.

BACA JUGA: Edhy Prabowo Bicara soal Penenggelaman Kapal, Berani seperti Susi?

Edhy Prabowo memiliki latar belakang sebagai prajurit TNI dengan menempuh pendidikan di Akademi Angkatan Bersenjara Republik Indonesia (AKABRI) di Magelang, Jawa Tengah, pada 1991 silam. Namun dua tahun berselang, dia keluar dari kesatuannya.

Edhy merantau ke Jakarta dan saat itu berkenalan dengan Prabowo Subianto yang ketika itu masih berpangkat Letkol dan menjadi Komandan Grup II Kopassus TNI AD.

BACA JUGA: Sebegini Kekayaan Edhy Prabowo, Calon Menteri Kabinet Jokowi-Maruf

Kedekatan keduanya pun berlanjut hingga saat ini. Bahkan Edhy Prabowo diajak bergabung dalam Partai Gerindra oleh Prabowo.

Prabowo pun bersedia membiayai kuliah Edhy di Universitas Moestopo dengan mengambil jurusan Ekonomi Manajemen di tahun 1997. Setelah itu, Edhy Prabowo melanjutkan pendidikan di Swiss German University mengambil bisnis di 2004.

Edhy Prabowo memulai karier politiknya di tahun 2005 ketika aktif di Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) sempat menjabat sebagai Ketua Bidang Pendidikan dan Pelatihan HKTI.

Karier politiknya di Gerindra dimulai sejak partai itu dibentuk, hingga di 2012 sampai sekarang dipercaya menjadi Wakil Ketua Umum Bidang Keuangan dan Pembangunan DPP Partai Gerindra.

Maju sebagai caleg pada Pemilu 2009, Edhy lolos menjadi anggota DPR dan bertugas di Komisi VI DPR RI yang membidangi perdagangan, perindustrian, koperasi, dan BUMN. Di Pemilu 2009 itu, Edhy menjadi caleg dari kampung halamannya yaitu Dapil Sumatera Selatan II.

Edhy kembali lolos ke Senayan, dari Daerah Pemilihan (Dapil) Sumatera Selatan I pada pemilu 2014 setelah memperoleh 75.186 suara. Lalu sejak 2014-20219, Edhy menjadi Ketua Komisi IV DPR RI yang membidangi pertanian, perkebunan, kehutanan, kelautan, perikanan, dan pangan.

Edhy Prabowo diketahui sempat mendirikan perusahaan jasa keamanan yaitu PT Garuda Security Nusantara serta menjabat sebagai Presiden Direktur. Dia juga menjadi Komisaris di PT Kiani Lestari Jakarta, perusahaan tersebut diketahui adalah milik Ketua Umum DPP Gerindra, Prabowo Subianto.

Edhy Prabowo juga aktif diorganisasi pencak silat seperti Ikatan Pencak Silat Seluruh Indonesia (IPSI) dan Perguruan Pencak Silat Satria Muda Indonesia (PPSMI).

Totalitasnya di olahraga tersebut karena sebelum masuk AKABRI, Edhy pernah menjadi atlet Pencak Silat sehingga tidak mengherankan apabila Ketua Umum IPSI Prabowo Subianto memberikan Edhy tanggung jawab sebagai Ketua Harian IPSI.

Edhy Prabowo awalnya dikenal masyarakat sebagai atlet pencak silat nasional, dan namanya harum ketika berjaya di Pekan Olahraga Nasional (PON) dan juga pernah mengikuti kejuaraan tingkat internasional.

Di PB IPSI, Edhy Prabowo menjadi Ketua Harian organisasi tersebut, dan namanya semakin meroket ketika tampil di media saat anak didiknya meraih 14 medali emas diajang Asian Games 2018, di Jakarta-Palembang.

Capaian Pencak Silat tersebut menjadi sorotan karena mampu mendongkrak perolehan medali kontingen Indonesia yang awalnya ditargetkan memperoleh 16 medali emas dan masuk dalam 10 besar.

Namun, karena perolehan 14 emas dari Pencak Silat, maka di ajang tersebut, Indonesia menempati posisi keempat dengan meraih 31 emas, 24 perak, dan 43 perunggu. (antara/jpnn)

 


Redaktur & Reporter : Natalia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler