Profil Leani Ratri Oktila: Ratu Bulu Tangkis Indonesia di Paralimpiade Tokyo 2020

Rabu, 08 September 2021 – 14:48 WIB
Atlet Parabadminton Leani Ratri Oktila peraih 2 medali emas dan 1 medali perak di Paralimpiade Tokyo 2020. Foto: putra/kemenpora.go.id

jpnn.com, JAKARTA - Kontingen Indonesia di ajang Paralimpiade Tokyo 2020 sanggup meraih sembilan medali dengan rincian dua emas, tiga perak dan empat perunggu.

Tiga medali di antaranya berhasil disumbangkan oleh atlet para-badminton, Leani Ratri Oktila.

BACA JUGA: Ini yang Bikin Leani Ratri Happy hingga Puji Presiden Jokowi dan Menpora Amali

Leani Ratri yang turun di tiga nomor tersebut menyumbangkan dua medali emas dan satu perak.

Medali perak yang diraih Leani pada ajang ini datang dari nomor tunggal putri klasifikasi SL4 usai kalah dari wakil China Hefang Cheng dengan skor 19-21, 21-17, 16-21.

BACA JUGA: Leani Ratri: Medali Emas Ini Spesial untuk Mas Hary

Dua medali emas kemudian diraih perempuan berusia 30 tahun ini dari nomor ganda putri bersama Khalimatus Sadiyah dan di sektor ganda campuran saat berpasangan dengan Hary Susanto.

Berpasangan dengan Khalimatus Sadiyah diklasifikasi SL3-SU5, Leani mengalahkan wakil China Hefang Cheng/Ma Huihui dengan skor 21-18, 21-12.

BACA JUGA: Jokowi: Tidak Ada yang Bisa Menghentikan Leani Ratri Oktila

Kemudian saat berpasangan dengan Hary Susanto pada sektor ganda campuran klasifikasi SL3-SU mereka mengalahkan pasangan Prancis, Lucas Mazur/Faustine Noel dengan skor 23-21, 21-17.

Atas prestasinya di Paralimpiade Tokyo 2020, Leani Ratri Oktila membuktikan dirinya pantas menjadi unggulan pertama untuk sektor tunggal putri, ganda putri dan ganda campuran.

Torehan dua emas yang disumbangkan Leani membawa Tim Merah Putih bertengger di posisi ke-43 klasemen perolehan medali. Hasil ini mendongkrak posisi Indonesia yang sebelumnya hanya duduk di peringkat ke-76 pada Paralimpiade Rio 2016.

Profil Leani Ratri Oktila

Leani Ratri merupakan wanita kelahiran Dusun Karya Nyata, Desa Siabu, Kecamatan Salo, Kabupaten Kampar, Riau, 6 Mei 1991.

Dia mengalami kecelakaan sepeda motor pada 2011 yang membuat kaki kirinya patah. Hal itu kemudian mengakibatkan kaki kirinya 7 cm lebih pendek dari kaki kanannya.

Leani mengenal olahraga bulu tangkis sejak usia tujuh tahun. Mendapat bimbingan langsung dari orang tuanya, bakat menonjol Leani akhirnya mampu mencatatkan prestasi sejak usia muda termasuk mewakili daerahnya di ajang nasional.

Pada awalnya Leani merupakan atlet bulu tangkis normal. Sejak 2011 usai dirinya mengalami kecelakaan, Leani tetap bermain bulu tangkis meski memiliki keterbatasan.

Leani Ratri masuk pelatnas Komite Paralimpiade Nasional Indonesia pada 2013. Dia memiliki motivasi lebih untuk berprestasi.

Kerja keras Leani Ratri Oktila terbayar lunas saat dirinya mendapat penghargaan dari federasi bulu tangkis dunia (BWF) di tahun 2018 dan 2019.

Gelar pertama Leani di ajang para-badminton lahir pada Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) 2012 yang diadakan di Riau. Pada ajang itu Leani meraih satu medali emas dan satu perak.

Pada kejuaraan dunia BWF, Leani Ratri pernah juara di nomor ganda campuran pada Korea Open 2017, emas tunggal putri dan ganda campuran di Swiss 2019.

Kemudian di gelaran Asian Paragames, Leani tercatat pernah juara di sektor ganda campuran di Incheon pada tahun 2014. Setelah itu pada gelaran Asian Paragames 2018 di Jakarta dirinya meraih medali emas di nomor ganda putri dan ganda campuran.

Dalam ajang ASEAN Paragames, Leani juga memenangi emas nomor tunggal putri, dan ganda putri di Singapura 2015. Pada gelaran selanjutnya di Kuala Lumpur 2017, Leani mempersembahkan medali emas ganda putri dan ganda campuran.

Gelar lain yang diraih Leani di turnamen internasional di antaranya, tujuh emas, dua perak di Indonesia Para-Badminton International 2014-2016, lima emas di Thailand Para-Badminton International 2017-2018, dan tiga emas serta satu perak di Australia Para-Badminton International 2018.

Kemudian Leani juga merebut lima emas dan tiga perak Dubai Para-Badminton International 2019, enam emas di Canada Para-Badminton International 2019, serta dua emas dan satu perak di Brasil Para-Badminton International 2020.(mcr16/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Menpora Amali Sebut Pencapaian Atlet Paralimpiade Tokyo 2020 Melebihi Ekspektasi


Redaktur : Dhiya Muhammad El-Labib
Reporter : Muhammad Naufal

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler