Program Healtypreneur, Ladang Lima Ciptakan Peluang Bisnis Kuliner

Senin, 31 Mei 2021 – 18:10 WIB
Ilustrasi - Jajanan tradisional dalam sebuah bazar kuliner. Foto: Ayatollah Antoni/JPNN.Com

jpnn.com, JAKARTA - Healthypreneur, sebuah program yang bertujuan menciptakan peluang bisnis kuliner menyehatkan yang merupakan inisiasi dari Ladang Lima telah berjalan.

Hal tersebut ditandai dengan diumumkannya tiga pemenang yang berhak mendapatkan total hadiah Rp50 juta dan produk Oxone senilai Rp 0 juta pada Sabtu (29/5).

BACA JUGA: Buruan! Kabar Baik dari Dimas Beck Bagi yang Ingin Bisnis Kuliner

Ketiga pemenang tersebut di antaranya Oliver Flo Ardian dari Jakarta sebagai juara pertama, Nurlisa Dwi Novianti dari Bogor sebagai juara kedua, dan Yessie Natasia Mareti dari Surabaya sebagai juara ketiga.

Founder Ladang Lima Annisa Pratiwi mengucapkan selamat kepada para pemenang. Dia berharap semoga program ini dapat menambah wawasan seluruh peserta yang sejak awal berjumlah lebih dari seribu orang.

BACA JUGA: Digitalisasi Pertanian Menuju Era Baru Wujudkan Ketahanan Pangan

“Semoga ke depannya dapat terus berinovasi dalam menggunakan tepung singkong atau mocaf pada setiap olahan makanannya yang dapat dikonsumsi oleh banyak orang,” ujar Annisa Pratiwi dalam siaran pers pada Senin (31/5).

Annisa mendorong peserta dapat menyebarkan kebiasaan mengonsumsi makanan berbahan dasar menyehatkan sekaligus mampu berkontribusi dalam mendukung ketahanan pangan nasional

BACA JUGA: Cetak Sejarah Ketahanan Pangan, Kalsel Dapat Penghargaan dari Kementan

Saat ini penggunaan mocaf di Indonesia makin berkembang. Program Healtypreneur ini pun diharapkan dapat membantu menyosialisasikan tepung lokal Indonesia tersebut lebih masif lagi kepada masyarakat.

Sebab, dengan makin bertumbuhnya penggunaan tepung mocaf, maka misi utama Ladang Lima dalam membantu menjaga ketahanan pangan nasional dapat makin tercapai.

Di satu sisi, masyarakat akan makin aware dan tahu bahwa ada alternatif bahan pangan berupa tepung yang menyehatkan dan berasal dari para petani lokal.

CEO Ladang Lima Raka Bagus juga berharap kepada para pemenang dan para peserta program Healtypreneur lainnya dapat menjadi agent of change dalam memperkenalkan produk makanan sehat dan membawa kebiasaan baru di tengah-tengah masyarakat dalam mengonsumsi tepung singkong Ladang Lima.

“Kami melihat saat ini merupakan waktu yang tepat untuk mulai menjalani bisnis kuliner yang menyehatkan karena tren dan awareness masyarakat terhadap makanan sehat terus meningkat," kata Raka, Senin (31/5).

Raka menjelaskan Program Healthypreneur diselenggarakan bukan sebatas memperkenalkan mocaf sebagai alternatif yang lebih menyehatkan pengganti tepung terigu dan bagaimana cara memanfaatkannya pada olahan makanan, melainkan juga sebagai inkubasi bisnis bagi masyarakat umum maupun para pelaku usaha kuliner agar lebih memahami bagaimana memulai bisnis dan cara memasarkan produk.

Bahkan mentoring bukan hanya diberikan selama program Healtypreneur berlangsung.

Annisa menjelaskan para peserta yang masuk 10 besar akan mendapatkan monitoring dan mentoring usaha kuliner yang dijalani agar dapat terus bertumbuh dan berkembang bersama.

Selain itu, Ladang Lima telah memutuskan menjadikan Healtypreneur sebagai program tahunan yang akan terus dilakukan untuk membantu para pengusaha kuliner agar dapat terus berinovasi membuat produk yang menyehatkan dengan memanfaatkan bahan pangan lokal.

“Program ini di luar ekspektasi kami. Awalnya kami yang membuka waktu pendaftaran hanya dua minggu pada Maret 2021 menargetkan 500 submission yang masuk, tetapi ternyata hingga akhir pendaftaran terdapat lebih dari 1.000 peserta yang mendaftar," ujar Annisa.

Menurut Annisa, semua peserta yang menuju 200 besar memiliki komitmen yang kuat untuk mengikuti rangkaian inkubasi bisnis. “Seluruh idenya pun menarik,” ujar dia.

Annisa menambahkan Ladang Lima memiliki banyak program bagi para konsumen setianya agar bisa dengan mudah mengolah Tepung Mocaf produk Ladang Lima, di antaranya melangsungkan kelas baking dan kelas yang berhubungan dengan health and wellness.(fri/jpnn)

Video Terpopuler Hari ini:


Redaktur & Reporter : Friederich

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler