Program Pencegahan BNPT Dinilai Berhasil, ini Buktinya

Kamis, 25 Agustus 2022 – 19:40 WIB
Kepala BNPT Komjen Pol Boy Rafli Amar. Foto: Humas BNPT.

jpnn.com - JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) mengembangkan sejumlah langkah untuk melindungi NKRI dari ancaman radikalisme dan terorisme.

Menurut Kepala BNPT Komjen Pol Boy Rafli Amar, langkah yang dilakukan antara lain mentransformasi semangat kebangsaan.

BACA JUGA: BNPT Ajak Ribuan Guru di DKI Jakarta Untuk Mencegah Penyebaran Radikalisme

Kemudian merevitalisasi nilai Pancasila, moderasi beragama, penguatan nilai adat dan budaya, serta penanggulangan terorisme berbasis pembangunan kesejahteraan.

“Upaya transformasi ini merupakan penguatan dalam mempersempit ruang gerak radikalisme dan terorisme," ujar Boy Rafli pada Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi III dengan BNPT di Gedung MPR/DPR-RI, Senayan, Kamis (25/8).

BACA JUGA: BNPT Tak Pernah Melupakan Para Korban Terorisme

Sementara itu, anggota Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Heru Widodo menilai program yang dijalankan BNPT selama ini cukup berhasil.

Terutama di bidang pencegahan, melihat minimnya aksi teror yang terjadi di tanah air.

BACA JUGA: BNPT dan IPB Latih Eks Narapidana Teroris di Bidang Pertanian-Peternakan

“Selama ini tidak terjadi aksi terorisme secara nyata. Mungkin karena memang keberhasilan program pencegahan,” ucapnya.

Sementara itu, Ichsan Soelistio dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) memberikan apresiasi terhadap opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas laporan keuangan BNPT di 2021.

Menurutnya, WTP menunjukkan pengelolaan anggaran BNPT dalam mencegah radikalisme dan terorisme digunakan dengan sangat efektif.

“Kami memberi apresiasi bahwa penyerapan (anggaran) sangat baik dan akurat,” kata dia.

Komisi III secara umum menilai BNPT tetap perlu memperkuat program-program pencegahan terhadap aksi radikalisme dan terorisme di tanah air. (gir/jpnn)


Redaktur & Reporter : Kennorton Girsang

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler