Promosi Pariwisata, Berau Luncurkan Gerakan Sejuta Like

Minggu, 22 Oktober 2017 – 12:34 WIB
Ilustrasi Pulau Maratua. Foto: Berau Post/JPNN

jpnn.com, BERAU - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau, Kalimantan Timur (Kaltim), kembali membuat terobosan cerdas untuk mempromosikan destinasi wisata.

Bekerja sama dengan Bank kaltim Cabang Tanjung Redeb, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau meluncurkan Gerakan Sejuta Like Destinasi Wisata Berau

Masyarakat bisa berpartisipasi dengan cara mem-follow fanpage Facebook Gerakan Sejuta Like Destinasi Wisata Kabupaten Berau, Instagram pesona_berau, dan Twitter @berau_pesona.

BACA JUGA: Scoot Buka Rute Baru Singapura-Palembang

Bupati Berau Muharram mengatakan, pihaknya menyadari pentingnya media sosial untuk mendongkrak pamor destinasi wisata.

Dia juga memuji langkah Dinas Pariwisata Berau yang menggandeng Bank Kaltim untuk berpromosi.

BACA JUGA: Wonderful Indonesia Siap All Out di ITB Asia di Singapura

Menurut Muharram, kerja sama itu merupakan simbiosis mutualisme alias saling menguntungkan.

Muharram menjelaskan, pariwisata dan perbankan memang harus bersinergi.

BACA JUGA: Jokowi Pamer Keindahan Mandalika Lewat Vlog, Ini Harapannya

Sebab, kemajuan sektor pariwisata juga akan berdampak positif terhadap perbankan.

“Seperti ini yang kami harapkan untuk sama-sama bersinergi dalam promosi pariwisata Berau,” ucap Muharram.

Sementara itu, Kepala Disbudpar Kabupaten Berau Mappasikra Mappaseleng mengungkapkan, Gerakan Sejuta Like Destinasi Wisata Berau merupakan salah satu upaya mempromosikan pariwisata.

Menurut dia, media sosial sangat efektif untuk mempromosikan keindahan wisata alam, sejarah, budaya, dan kuliner di Berau.

Apalagi, Indonesia merupakan negara dengan jumlah pengguna internet terbanyak di dunia.

Sebanyak 63 juta penduduk Indonesia terkoneksi dengan internet aktif.

Dari jumlah itu, sebanyak 95 persen di antaranya memiliki akun media sosial.

Untuk Facebook, Indonesia menduduki posisi keempat pengguna terbesar di dunia setelah Amerika Serikat, Brasil, dan India.

Sementara itu, sebanyak 19,5 juta warga Indonesia memiliki akun Twitter.

Dengan jumlah itu, Indonesia menduduki posisi kelima di dunia setelah AS, Brasil, Jepang, dan Inggris.

Di sisi lain, pertumbuhan Instagram di Indonesia mencapai 14 juta akun. Sekitar 97 persen pengguna Instagram juga membuat link ke media sosial lain seperti Facebook, Path, dan Twitter,

Melihat potensi besar itu, Mappasikra optimistis pamor destinasi wisata di Berau akan makin melonjak.

Dengan begitu, kunjungan wisatawan bakal terus meningkat.

“Kami terus mendorong peningkatan jumlah kunjungan wisatawan. Meskipun target kunjungan tahun ini sudah melebihi, tapi promosi terus kami lakukan,” kata Mappasikra.

Menpar Arief Yahya membenarkan langkah mengaktifkan media sosial untuk mempromosikan pariwisata.

“Medsos atau media digital itu 4x lebih efektif dari media konvensiinal,” ujar Arief Yahya.(adv/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Yuk, Ikut Lomba Festival Crossborder Indonesia di Instagram


Redaktur & Reporter : Natalia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag
Kemenpar  

Terpopuler