PSSI Laporkan Kasus Dugaan Match Fixing ke Polisi, Bisa Diungkap Enggak, Ya?

Minggu, 07 November 2021 – 17:17 WIB
Ketua Umum PSS M Iriawan (tengah) saat memberikan keterangan soal laporan ke Polri. Foto: PSSI

jpnn.com, JAKARTA - Kasus dugaan match fixing yang melibatkan eks pemain Perserang Serang kini berlanjut ke jalur hukum.

Usai kasus pengaturan laga itu terjadi dan PSSI telah memberikan sanksi via Komite Disiplin (Komdis), kasus ini juga lanjut dilaporkan ke Polri oleh PSSI.

BACA JUGA: Nana Juhariah Ditangkap Intelijen di Apartemen Surabaya, Nih Fotonya

"Setelah Komite Disiplin PSSI memutuskan hukuman kepada pemain Perserang kami juga menindaklanjuti ini dengan melaporkan kepada pihak yang berwenang yakni Polri," kata Ketua Umum PSSI M Iriawan.

Sebelumnya, Perserang melalui manajemennya telah melaporkan dan mengirimkan surat kepada PSSI terkait dugaan match fixing oleh pihak luar kepada pemain Perserang. Surat tersebut disampaikan kepada PSSI pada 28 Oktober lalu.

BACA JUGA: Rezeki Nomplok, Warga Temukan Bongkahan Emas di Aliran Sungai

"Laporan ini kami lakukan agar kami bisa mengetahui secara detail siapa pihak luar yang menghubungi pemain. Apalagi pihak luar tersebut menghubungi memakai private number," terang pria yang karib disapa Iwan Bule tersebut di situs PSSI.

Menurut Iriawan, pihaknya dengan Polri sudah melakukan perjanjian kerja sama pada 22 Juli lalu tentang penerbitan rekomendasi dan/atau pemberian izin bantuan pengamanan, penegakan hukum, kesehatan dan hubungan luar negeri dalam kegiatan PSSI.

Karena itu, PSSI yang tak memiliki kewenangan, menyerahkan sepenuhnya ke Polri untuk melakukan pengusutan.

Di sisi lain, Sekjen PSSI Yunus Nusi menjelaskan pihaknya melalui Komdis hanya bisa menindak orang yang berkecimpung di sepak bola atau football family. Namun, untuk urusan di luar football family, itu menjadi kewenangan Polri.

"PSSI juga memiliki keterbatasan teknologi untuk melacak nomor-nomor rahasia yang melakukan matchfixing dengan pemain. Nah, kerja sama yang dilakukan antara PSSI dan Polri akan sangat membantu untuk menguak pihak-pihak yang ingin merusak sepak bola Indonesia," katanya. (dkk/jpnn)


Redaktur : Rah Mahatma Sakti
Reporter : Muhammad Amjad

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler