PSSI Sudah Ajukan Anggaran Timnas ke Kemenpora, Konon Diterima Sesmenpora

Minggu, 28 Juni 2020 – 16:16 WIB
Plt Sekjen PSSI Yunus Nusi. Foto: Amjad/JPNN

jpnn.com, JAKARTA - Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) telah mengajukan permohonan dana untuk membiayai pemusatan latihan tim nasional (timnas) kepada Kementerian Pemuda dan Olah Raga (Kemenpora).

Plt Sekjen PSSI Yunus Nusi memastikan permohonan itu telah diserahkan kepada Sekretaris Kemenpora Gatot S Dewa Broto.

BACA JUGA: Kemenpora Belum Terima Permintaan Dana Untuk Pelatnas Timnas Indonesia

“Mana mungkin (PSS) belum mengajukan. Sesmen (Gatot, red) tak perlu ke media, langsung ke kami. PSSI sudah ajukan permintaan dana itu ke Kemenpora, padahal Pak Gatot sendiri yang menerima. Pak Gatot konfirmasi juga sudah menerima, ada stafnya juga," ujar Yunus, Minggu (28/6).

Menurut Yunus, sejauh ini PSSI sudah dua kali bertemu dengan jajaran Kemenpora yang mengurusi soal program. Dengan nilai pengajuan anggaran yang sampai puluhan miliar rupiah, maka bukan tidak mungkin masih ada kekurangan yang memang perlu dibenahi.

BACA JUGA: Soal Pelatnas Timnas di Luar Negeri, Iwan Bule Bilang Begini

“Permohonan kami dibilang (oleh Kemenpora, red) belum fixed. Ya memang masih ada yang perlu dibenahi, tetapi yang pasti kami sudah mengajukan permohonan, bukan belum mengajukan," tegas Yunus.  

Tak hanya itu, Yunus juga menegaskan bahwa komunikasi terkait kekurangan-kekurangan itu sudah dilakukan dengan staf Gatot S Dewa Broto bernama Yayan. Oleh karena itu PSSI sampai hari ini masih menunggu indeks atau standar nilai untuk melengkapi dan memudahkan tim dari PSSI memperbaiki pengajuan anggaran.

BACA JUGA: Iwan Bule: Kamu 52 Tahun, Saya 58

"Sudah dua kali staf PSSI tek-tokan (berkomunikasi langsung) dengan staf Pak Gatot, Yayan di bagian program. Tidak mungkin pengajuan disulap sekaligus wajar pasti ada yang kurang dibenahi, dikembalikan enggak apa-apa kami benahi. Ini puluhan miliar, kami tak mau bermasalah, dengan uang negara," terangnya.

"Kami juga tak punya indeks, standar biaya dari negara itu, Kami sudah berusaha dan berbuat, ya sabar, kami konsultasikan perlahan-lahan, tolong jangan bilang kami belum pernah menyampaikan, kami sudah sampaikan tetapi memang ada yang harus dibenahi," imbuh Yunus.(dkk/jpnn)

Kamu Sudah Menonton Video Terbaru Berikut ini?


Redaktur & Reporter : Muhammad Amjad

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler