PT HIN Siap Jalankan Arahan Jokowi soal Grand Inna Bali

Sabtu, 30 Juni 2018 – 18:12 WIB
PT Hotel Indonesia Natour (HIN). Foto IST

jpnn.com, JAKARTA - Pencanangan revitalisasi kawasan Grand Inna Bali Beach Sanur merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Presiden meminta kawasan tersebut dikembangkan menjadi ikon dan hotel negara di Kawasan Sanur, Bali.

Hotel yang memiliki luas hingga 42 hektar dan memiliki sejarah tinggi itu merupakan salah satu hotel peninggalan Presiden RI Soekarno.

BACA JUGA: Pilkada Usai, Golkar Tetap Dukung Jokowi

Ke depan, Presiden Jokowi berharap hotel milik Badan Usaha Milik Negara (BUMN) itu mampu bersaing secara kompetitif dengan hotel swasta.

Demikian dikatakan Dewan Komisaris PT Hotel Indonesia Natour (HIN) Michael Umbas dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (30/06).

BACA JUGA: Jokowi Kian di Atas Angin, Peluang Calon Lain Masih Terbuka

Hal itu disampaikan sejalan dengan pencanangan revitalisasi kawasan Grand Inna Bali Beach Sanur, Jumat (29/06) kemarin.

Bersama BUMN Karya yang terdiri dari PT Waskita, PT Wijaya Karya Tbk, PT Hutama Karya, dan PT Pembangunan Perumahan PT HIN (Persero), pencanangan dilakukan di Hotel Grand Inna Bali Beach Sanur.

BACA JUGA: Cuma Prabowo - Amien Rais yang Bisa Menumbangkan Jokowi

"Presiden Jokowi bersama Ibu Iriana Jokowi dalam kunjungannya ke Bali dan menginap di Hotel Grand Inna Bali pada 3 Agustus 2017 lalu, meminta agar Hotel Grand Inna Bali Beach dan hotel BUMN lainnya mampu bersaing dalam rangka memajukan sektor pariwisata di Indonesia," terang Umbas.

Presiden waktu itu antusias menyampaikan dukungan agar hotel GIBB segera direvitalisasi. “Pesan presiden kepada kami, segera siapkan studi dan proposal untuk pengembangan nanti beliau yang akan dorong kerjasama BUMN,” kata Umbas yang waktu itu ikut mendampingi kunjungan Presiden.

Menurut Umbas, keseriusan Presiden sampai menanyakan hal-hal detail tentang konsep pengembangan Hotel menunjukkan komitmen yang tinggi agar hotel BUMN dapat berperan maksimal dalam menunjang pariwisata.

“Terbukti komitmen presiden bisa diwujudkan dan dilaksanakan hari ini,” tandas Umbas.

Pencanangan Revitalisasi Kawasan Grand Inna Bali Beach Sanur sendiri dilakukan oleh Dirut PT HIN Iswandi Said, Dirut PT Waskita I Gusti Ngurah Putra, Dirut PT Wijaya Karya Tbk Tumiyana, Dirut PT Hutama Karya Bintang Perbowo, Dirut PT Pembangunan Perumahan Lukman Hidayat.

Turut menyaksikan Deputi Menteri BUMN Bidang Energi, Logistik, Kawasan dan Pariwisata Edwin Hidayat Abdullah dan Deputi Menteri BUMN Bidang Usaha Konstruksi, Sarana & Prasarana Perhubungan Ahmad Bambang.

Dengan pencanangan tersebut, Kawasan Grand Inna Bali Beach akan dikembangkan menjadi 'Hotel Indonesia Bali' yang terdiri dari convention centre yang dilengkapi fasilitas akomodasi, art market dan diperkaya dengan eco park yang merupakan daya tarik tersendiri.

Dirut PT HIN Iswandi Said mengatakan sebagai tindak lanjut dari kegiatan pencanangan, ke depan setelah pemenuhan aspek perijinan pihaknya akan segera melaksanakan ground breaking atau peletakan batu pertama. Rencananya, ground breaking akan dilakukan pada bulan Oktober 2018.

Sinergisitas PT HIN dengan empat BUMN Karya dilandasi semangat "BUMN Hadir Untuk Negeri". Diharapkan ke depan akan lebih meningkatkan dan menggerakkan industri kepariwisataan di Sanur khususnya dan Bali pada umumnya. (dil/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Cagub Jago PDIP Kalah, Jokowi Ucapkan Selamat ke Pemenang


Redaktur & Reporter : Adil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler