PT KAI Palembang Sosialisasikan Ayo Naik LRT ke Sekolah

Selasa, 04 September 2018 – 13:00 WIB
LRT Sumatera Selatan. Foto: Natalia Laurens/JPNN

jpnn.com, PALEMBANG - Humas PT KAI Persero Drive III Palembang, Aida Suryanti mengatakan bahwa tanggal 2 September lalu adalah hari terakhir gratis naik Light Rail Transit (LRT).

Mulai tanggal 3 September, masyarakat yang ingin naik kereta LRT sudah berbayar. Harga tiketnya mulai Rp 5 ribu hingga Rp 10 ribu.

BACA JUGA: Hari Pelanggan Nasional, Daop 1 Jakarta Bagikan Souvenir

“Tiket sampai ke Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Rp10 ribu, dan dalam kota Rp5 ribu,” jelasnya, saat sosialisasi Program “Ayo Naik LRT” Sumsel di SD Negeri 14 Talang Kelapa, Banyuasin, Sumsel, kemarin (31/8).

Dikatakan, selain berlakukan tarif, pihaknya akan mengubah jadwal operasional LRT. Jika selama Asian Games beroperasi pukul 05.00-21.00 WIB, maka per 3 September menjadi pukul 06.00-18.00 WIB.

BACA JUGA: 13 Stasiun Bakal Layani LRT Palembang

“Supaya masyarakat makin terbiasa naik LRT dan mengenalkan kepada siswa, kami melakukan sosialisasi “Ayo Naik LRT”,” ujarnya.

Nah, kemarin pihaknya kunjungi SD Negeri 13 Talang Kelapa. Dalam kunjungan itu, semua siswa antusias menyambut tim PT KAI dan Dinas Perhubungan Sumsel yang datang. Para siswa pun senang melihat video naik LRT

BACA JUGA: Menhub: LRT Sumsel Layak setelah Uji Commissioning Selesai

Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Wilayah Sumbangsel, Bernadette Endah Sri  Maya, mengatakan, pada dasarnya sosialisasi ini untuk memberi wawasan kepada anak-anak dan para guru bagaimana cara naik LRT dengan baik dan benar. Juga mengedukasi apa saja yang tak pantas dilakukan penumpang saat naik LRT.

“Paling penting memberi pamahaman dan cara penumpang ketika LRT mengalami gangguan atau mogok. Dalam keadaan emergency penumpang tak boleh panik, ikuti saja instruksi petugas,” katanya.

Dia melanjutkan pengenalan LRT Sumsel kepada semua kalangan dimulai dari anak-anak sekolah sebagai upaya menumbuhkan kecintaan terhadap LRT. LRT milik bersama dan harus dijaga bersama-sama pula.

Ke depan, pihaknya juga akan kunjungi sekolah-sekolah lain, sebab pengenalan dan pendidikan LRT sebaiknya dilakukan lebih dini. “Kami juga akan ajak para siswa naik LRT secara bergilir,” imbuhnya.

Kepala SDN 13 Negeri Talang Kelapa, Sundari, mengatakan, pihak sekolah merasa terkejut sekaligus senang dengan kedatangan PT KAI. “Dengan sosialisasi ini kami jadi mengerti bagaimana menyikapi saat LRT mogok,” ujarnya.

Begitu juga anak-anak mengerti agar tetap tenang ketika berada di dalam gerbong LRT. (cj17/fad/ce1)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Lari Maraton AG 2018, Daop 1 Jakarta Rekayasa Pola Operasi


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler