PTKI Gelar Festival Bakcang, Darmadi Durianto: Memperkuat Persaudaraan

Senin, 06 Juni 2022 – 12:05 WIB
Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Darmadi Durianto (tengah) sekaligus Ketua Dewan Pengarah Perhimpunan Tionghoa Kalbar Indonesia (PTKI) saat menghadiri Festival Bakcang di P4 Season City Jakarta, Minggu (5/6/2022). Foto: Dokumentasi pribadi

jpnn.com, JAKARTA - Perhimpunan Tionghoa Kalbar Indonesia (PTKI) merayakan Festival Bakcang di P4 Season City Jakarta, Minggu (5/6/2022).

Perayaan ini sebagai bentuk saling merangkul, saling menjaga silaturahmi dan persaudaraan.

BACA JUGA: Tanggapi Isu Kenaikan Harga Pertalite dan LPG, Darmadi DPR: Hindari Bakteri Jahat Kapitalisme

Tradisi makan bakcang ini muncul sejak zaman Qun Chiu (722 SM – 481 SM).

PTKI dalam keterangan pers pada Senin (6/5/2022) menyebutkan tradisi ini biasanya dirayakan bulan lima tanggal lima penanggalan lunar. Khususnya di Indonesia tradisi ini terus dijaga, karena memiliki makna yang dalam.

BACA JUGA: China Rayakan Festival Perahu Naga, Warga Beijing Dilarang Keluar Kota

PTKI merupakan organisasi yang dibentuk dengan semangat persaudaaran yang kental sebagaimana isi bakcang yang padat, lengket dan kental.

Bakcang sendiri dibuat dari beras ketan yang isinya ketika sudah matang bersifat lengket jika dimaknai memiliki arti bahwa persaudaraan harus terus dijaga agar tetap lengket, tetap terjalin dengan baik, tanpa membedakan latar belakang apa pun.

BACA JUGA: Komisi X DPR Dorong Festival Pancasila untuk Peserta Didik Baru

Dengan tingginya rasa persaudaraan dengan siapa pun maka segala masalah dengan mudah dapat diselesaikan.

Selain itu, Festival Bakcang juga untuk mengenang nilai-nilai kepemimpinan yang setia kepada rakyat.

Dikisahkan Qu Yuan seorang menteri di negara Chu yang karena dedikasinya yang besar kepada rakyat, kemudian dihasut oleh keluarga kerajaan sehingga dipecat dan diusir dari negaranya.

Melihat kondisi negaranya yang makin korup dan kacau, ia kemudian bunuh diri dengan melompat ke Sungai Miluo.

Rakyat yang kemudian merasa sedih beramai-ramai mencari jenazah sang menteri di sungai tersebut.

Mereka lalu melemparkan nasi dan makanan lain ke dalam sungai dengan maksud agar ikan dalam sungai tersebut tidak mengganggu jenazah sang menteri.

Mereka membungkus makanannya dengan daun-daunan yang kita kenal sebagai bakcang sekarang.

Para nelayan yang mencari-cari jenazah sang menteri dengan berperahu akhirnya menjadi cikal bakal dari perlombaan perahu naga setiap tahunnya di berbagai negara.

Anggota DPR RI yang juga Ketua Dewan Pengarah PTKI Darmadi Durianto mengatakan Festival Bakcang ini tidak hanya bertujuan untuk memperkuat persaudaraan, tetapi juga merupakan doa agar Indonesia selalu melahirkan pemimpin yang setia kepada rakyat, yang benar-benar mengutamakan kesejahteraan rakyat sebagai tujuan tertinggi.

Lebih lanjut, politikus PDI Perjuangan ini berharap penyelenggaraan Festival Bakcang di masa mendatang lebih maju dan lebih professional.

“Saya berharap PTKI dan berbagai kegiatannya seperti festival bakcang lebih maju dan lebih profesional di masa-masa yang akan datang,” ujar Darmadi Durianto.(fri/jpnn)


Redaktur & Reporter : Friederich Batari

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler