PTN Dilibatkan dalam Pembuatan Butir Soal

Persiapan Unas 2014

Selasa, 31 Desember 2013 – 07:04 WIB
Mendikbud Mohammad Nuh. Foto: dok.JPNN

jpnn.com - JAKARTA - Untuk pertamakalinya dalam sejarah penyelenggaraan ujian nasional (unas), perguruan tinggi negeri (PTN) dilibatkan dalam pembuatan butir-butir soal ujian.

Upaya ini dilakukan sebagai solusi kongkrit penggunaan hasil ujian untuk salah satu pertimbangan masuk kampus negeri. Tahun depan unas hanya dilaskanak untuk jenjang SMP dan SMA sederajat.
 
Selama ini pembuatan butir-butir soal ujian dilaksanakan oleh Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) bersama Badan Standarisasi Nasional Pendidikan (BSNP). Tetapi mulai penyelenggaraan unas 2014 nanti, seluruh PTN yang tergabung dalam Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (MRPTNI) diikutkan untuk membuat butir soal unas.
 
Keterlibatan PTN dalam pembuatan butir soal ujian itu dipaparkan langsung Mendikbud Mohammad Nuh. "Upaya ini kami lakukan supaya PTN benar-benar mantap menjadikan nilai unas sebagai bagian dari perhitungan masuk kuliah," jelasnya di Jakarta kemarin.
 
Nuh mengatakan keterlibatan PTN ini merupakan sistem yang lebih sederhana ketimbang informasi yang berkembang belakangan. Sebagaimana pernah diberitakan, pihak MRPTNI menuntut supaya grade atau tingkat kesulitan butir soal unas ditingkatkan. Tuntutan itu merupakan syarat dari PTN, karena nilai atau hasil unas dijadikan pertimbangan masuk kuliah.
 
Pihak MRTPNI meminta supaya butir-butir soal unas tidak seluruhnya bersifat evaluatif seperti unas-unas sebelumnya. Tetapi MRPTNI meminta supaya dalam unas juga disisipkan butir soal yang bersifat prediktif. Butir soal yang bersifat prediktif ini standarnya seperti dalam ujian tulis masuk PTN.
 
Nuh mengatakan pihaknya tidak mau repot dengan tuntutan MRPTNI itu. "Silahkan PTN ikut gabung dalam pembuatan butir-butir soal ujian," katanya. Dia menampik jika butir soal ujian bersifat prediktif itu lebih sulit ketimbang yang bersifat evaluatif.
 
Sampai kemarin Nuh masih merahasiakan komposisi soal ujian yang dibuat oleh panitia umum dan PTN. Menurut menteri asal Surabaya itu, jika komposisi soal ujian tadi dibocorkan bisa berpotensi mengganggu persiapan siswa dan guru menjelang unas.

BACA JUGA: 300 Ribu Lulusan SD tak Terserap di SMP/MTs

"Kerjakan saja soal unas seperti biasa. Karena saya juga tidak tahu (soal, red) mana yang buatan PTN dan mana yang buatan panitia unas," jelas dia.
 
Selain dilibatkan dalam pembuatan butir-butir soal ujian, Nuh mengatakan keterlibatan PTN menjelang dan setelah unas juga ditambah. Yakni mulai dari urusan penyiapan percetakan hingga pemindaian. Dia menegaskan tujuan dari melibatkan unsur PTN itu adalah, supaya nilai atau hasil unas benar-benar dipercaya. (wan)

BACA JUGA: Banyak Sekolah Gunakan Software Ilegal

BACA JUGA: 1,3 Juta Guru Sasaran Pelatihan Kurikulum Baru

BACA ARTIKEL LAINNYA... Penyatuan Mahasiswa UISU Kelar Januari 2014


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler