PTPN Group Raih Penghargaan Asean Energy Awards 2023

Senin, 28 Agustus 2023 – 16:23 WIB
Holding Perkebunan Nusantara, melalui anak perusahaannya PTPN V meraih penghargaan sebagai second runner up dalam kategori Renewable Energy for Cogeneration. Foto dok PTPN

jpnn.com, BALI - Holding Perkebunan Nusantara, melalui anak perusahaannya PTPN V meraih penghargaan sebagai second runner up dalam kategori Renewable Energy for Cogeneration.

Penghargaan ini diberikan atas prestasi dalam pengembangan pembangkit tenaga biogas hasil kolaborasi bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional di Pabrik Kelapa Sawit Sei Pagar, Kabupaten Kampar, Riau.

BACA JUGA: PTPN Group Meraih Posisi Teratas Secara Global untuk Sektor Pertanian

PTPN V menjadi satu-satunya perusahaan perkebunan milik negara yang menerima penghargaan dalam kategori ini.

Penghargaan tersebut diberikan oleh Menteri Sumber Daya Alam, Lingkungan Hidup, dan Perubahan Iklim Malaysia, Nik Nazmi Bin Nik Ahmad, kepada Direktur PTPN V, Jatmiko Santosa.

BACA JUGA: Tingkatkan Market Share Pembiayaan Perumahan, KPR BTN Prioritas

Acara penghargaan ini berlangsung dalam ajang Asean Energy Awards (AEA) 2023, yang merupakan bagian dari rangkaian 41st ASEAN Minister on Energy Meeting (AMEM) dan ASEAN Energy Business Forum di Nusa Dua, Bali, pada Jumat (25/8).

“Penghargaan internasional ini akan memberikan motivasi lebih bagi perusahaan untuk terus mengembangkan pemanfaatan energi baru terbarukan sebagai bagian integral dari operasi perusahaan perkebunan milik negara,” ujar Jatmiko.

BACA JUGA: Asuransi Pengangkutan MPMInsurance, Minimalkan Kerugian Bisnis Akibat Kecelakaan

Jatmiko mengungkapkan PTPN V terus berupaya mengoptimalkan sinergi dan transfer pengetahuan dengan berbagai pihak dalam upaya memperkuat pemanfaatan Energi Baru Terbarukan (EBT).

Perusahaan ini telah berhasil membangun lima instalasi pembangkit tenaga biogas (PTBG) melalui kerja sama dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional serta perusahaan swasta.

Selain itu, anak perusahaan Holding Perkebunan yang akan bergabung dengan PalmCo saat ini juga menjalin kerja sama dengan Korea Selatan dan Jepang untuk memperkuat pemanfaatan biogas.

Jatmiko menekankan pencapaian ini sejalan dengan strategi perusahaan untuk menghasilkan produk minyak sawit yang berkelanjutan, yang telah diimplementasikan sejak 2019.

“Upaya dekarbonisasi dan pemanfaatan energi terbarukan menjadi salah satu program yang mengalami percepatan,” sebutnya.

Direktur Utama Holding Perkebunan Nusantara PTPN III, Mohammad Abdul Ghani, menjelaskan program pengembangan energi baru terbarukan sejalan dengan prinsip-prinsip keberlanjutan terhadap Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola (Environment, Social, and Governance/ESG) yang diterapkan secara berkelanjutan oleh PTPN Group.

PTPN Group juga meraih posisi teratas dalam peringkat dunia dalam penerapan ESG, mengungguli 108 perusahaan sektor pertanian lainnya dari Sustainalytics.

Pencapaian ini menempatkan Holding Perkebunan Nusantara di posisi yang lebih baik daripada empat perusahaan pertanian besar dunia lainnya, yakni COFCO International (HK) Ltd., Marinasol Holding Plc, Tereos SCA, dan Louis Dreyfus Co. BV.

“InsyaAllah di bawah dukungan Pemegang Saham dan kolaborasi berbagai pihak dalam dan luar negeri, kami akan semakin berperan aktif guna mendukung komitmen pemerintah Indonesia untuk menurunkan emisi sebesar 29% (dengan usaha sendiri) dan 41% (dengan dukungan internasional) pada 2030," tegasnya.(chi/jpnn)


Redaktur & Reporter : Yessy Artada

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler