PTPN X Aplikasikan E-Farming

Rabu, 05 September 2018 – 22:54 WIB
Ilustrasi kegiatan di wilayah kerja PTPN X. FOTO : Jawa Pos

jpnn.com - PTPN X tak ingin main-main dalam menerapkan e-farming yang telah mereka lalukan mulai awal Juli lalu. E-farming adalah aplikasi pendaftaran lahan dan monitoring kemajuan pekerjaan kebun melalui web dan mobile application (Android) yang didukung dengan teknologi GIS dan satelit.

Penggunaan e-farming memberikan beberapa manfaat. Yaitu, kemudahan registrasi lahan di beberapa pabrik gula, keakuratan verifikasi lahan untuk menghindari overlapping area, kemudahan monitoring lahan, dan juga sebagai media komunikasi dengan petani setiap saat. 

''PTPN X sebagai role model dan implementator,'' ujar Direktur Utama PTPN X Dwi Satriyo Annurogo. Sebelumnya, perseroan telah menerapkan enterprise resource planning (ERP) dengan software SAP. ERP adalah suatu aplikasi yang mengintegrasikan seluruh fungsi di dalam suatu perusahaan secara end-to-end. Mulai fungsi pengadaan, produksi, distribusi, penjualan, hingga pengelolaan sumber daya manusia (SDM).

Penerapan itu dimulai dengan Go-Live. Sebab, e-farming tidak hanya dilakukan di PTPN X, tetapi juga di seluruh holding perkebunan. Nanti ada 2.700 user di tujuh PTPN gula yang akan mengoperasikan e-farming ini. ''Nah, dengan Go-Live, implementasi e-farming ini menjadi bukti kesuksesan penerapan teknologi mutakhir di setiap proses bisnis PTPN X. Juga, komitmen bersama seluruh jajaran direksi PTPN gula dan Holding Perkebunan Nusantara untuk penerapan teknologi informasi guna mendukung industri gula nasional,'' papar Dwi.

Adanya implementasi e-farming di seluruh PTPN gula akan dapat menunjang produktivitas di sisi on farm. Selain itu, akan diperoleh kepastian luas lahan tanaman tebu dan jumlah bahan baku tebu (BBT). (res/c17/oki)

BACA JUGA: Kejar 200 Ton Per Hektare, PTPN X Intensifkan Lahan Tebu


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag
PTPN X  

Terpopuler