Puasa Bagus untuk Detoks, Nasi Merah Cocok buat Sahur

Minggu, 27 Mei 2018 – 13:23 WIB
Spesialis gizi di RS Sanglah Denpasar, dr. Ni Ketut Sumartini. Foto: Diah Saraswati/Bali Express/JPG

jpnn.com - Berpuasa biasanya berimbas pada jumlah asupan nutrisi yang masuk ke dalam tubuh. Namun, berpuasa telah terbukti secara medis sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh.

Satu di antara manfaat puasa itu adalah detoksifikasi atau menetralkan racun yang ada dalam tubuh. Dokter spesialis gizi di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Sanglah Denpasar, dr. Ni Ketut Sumartini mengungkapkan, kondisi tubuh saat berpuasa merupakan saat di mana organ-organ pencernaan punya waktu untuk beristirahat.

BACA JUGA: Bolehkah Ibu Hamil Berpuasa Penuh?

"Artinya, mekanisme metabolisme tubuh orang puasa yang semula bekerja lebih aktif, kini bisa memiliki waktu istirahat dan mengelola zat-zat gizi secara sempurna sekaligus melepas racun yang ada dalam tubuh," ujarnya seperti diberitakan Bali Express.

Sumartini menjelaskan, organ pencernaan usus mulai berhenti bekerja sekitar delapan jam usai terakhir mengonsumsi makanan atat saat sahur. Setelah itu, produksi energi akan mengambil glukosa atau gula darah yang tersimpan di organ lain seperti hati atau otot.

BACA JUGA: Ajak WNI di Negeri Kiwi Tebar Islam Rahmatan Lil Alamin

"Jadi, ketika nutrisi makanan pada usus habis, kita masih ada cadangan energi dari gula darah dan lemak," jelasnya.

Pada tahapan pembakaran dan penguraian lemak menjadi gula darah dan energi itulah terjadi proses detoksifikasi. "Organ pencernaan kita sekaligus mengeluarkan enzim dan racun yang ada di tubuh kita," terangnya.

BACA JUGA: Sahur Minum Air Putih Hangat agar tak Gampang Haus

Oleh sebab itu, Sumartini menyarankan orang yang berpuasa untuk mengatur pola asupan nutrisi gizi pada saat  sahur. Caranya bisa dengan mengonsumsi karbohidrat kompleks berserat tinggi di saat sahur. 

Sumartini memerinci makanan yang memiliki karbohidrat kompleks berserat tinggi antara lain nasi merah, roti gandum dan dilengkapi dengan makanan mengandung protein dan lemak seperti ikan, daging, sayur dan juga buah. "Agar produksi gula darah saat kita berpuasa menjadi banyak, agar kita gak lesu-lesuan saat berpuasa," tandasnya.(bx/sar/yes/JPR)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Untuk Pertama Kalinya Anak Puput Melati Ikut Puasa


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag
Puasa   Berpuasa   Gizi   Nutrisi   Detoksifikasi  

Terpopuler