Publik Memutuskan: Mother! Film Jelek, Hancur Parah

Senin, 18 September 2017 – 08:15 WIB
Jennifer Lawrence di trailer Mother!. Foto: Youtube

jpnn.com - Apa yang salah dari mother!? Semua bintangnya kelas Oscar, favorit fans pula! Jennifer Lawrence dan Javier Bardem plus Ed Harris dan Michelle Pfeiffer.

Film mother! disutradarai Darren Aronofsky yang bikin kita terkagum-kagum dengan thriller psikologis yang masuk nomine film terbaik Oscar, Black Swan (2010).

BACA JUGA: Ini Dia Penampakan Hellboy Versi Reboot

Film mother! yang dibuat dengan gaya serupa (ditambah nuansa horor klasik Rosemary Baby) gagal memikat penonton. Film itu diganjar skor F di CinemaScore!

Skor F didapat dari hasil voting penonton di Amerika Utara dan Kanada setelah penayangan perdana pada Jumat (15/9). Penonton mengisi ballot yang terdiri atas enam pertanyaan.

BACA JUGA: AS Diserbu Badai, Jennifer Lawrence Salahkan Donald Trump

Seperti nilai di rapor, kalau A berarti sangat bagus, sedangkan F adalah bencana.

’’(Skor) A itu umumnya baik, B umumnya masih goyah, dan C itu buruk. D dan F, hmm, mereka seharusnya tidak membuat film,’’ kata Ed Mintz, founder CinemaScore, pada 2016 dilansir dari Entertaiment Weekly.

BACA JUGA: Christian Bale Hampir Tak Bisa Dikenali

Sebelum ditayangkan untuk umum, mother! telah diputar di Venice dan Toronto Film Festivals pada awal September lalu. Kritikus rata-rata menyukainya.

Rotten Tomatoes memberi predikat fresh dan rating 68 persen. Metacritic memberikan rating lebih tinggi, yakni sampai 75.

Namun apa daya, bukan kritik yang menentukan box office. Skor buruk CinemaScore membuat mother! hanya menuai USD 3,1 juta (Rp 41 miliar) di hari pertama.

Selama weekend, dia diprediksi hanya mengantongi paling tinggi USD 8 juta atau Rp 105,9 miliar.

Itu sepertinya akan menjadi portofolio karir Lawrence yang paling buruk. Film horor pertamanya, The House at the End of the Street (2012), mendapatkan USD 12,3 juta di akhir pekan pertama.

’’Ini kasus yang menarik. Ada kesenjangan antara kritikus yang cukup menerima film dan penonton yang secara kolektif memberi mother! nilai terendah,’’ kata Paul Degarabedian, analis media senior ComScore.

Dergarabedian ingat, ketika trailer pertama dirilis pada 7 Agustus lalu, fans kompak menanti-nanti film tersebut.

Tetapi, trailer itu tampaknya juga jadi sumber masalah. Ada kemungkinan penonton merasakan sensasi berbeda antara trailer dan film sesungguhnya. Karena itu, mereka langsung memberikan skor terendah.

Di sisi lain, Vanity Fair menyebutkan bahwa mother! mendapat skor F karena dinilai membingungkan dan bahkan membuat penonton kurang nyaman.

Film tersebut mengisahkan pasangan yang diperankan Lawrence dan Bardem. Tidak ada latar belakang yang menjelaskan nama dan tempat tinggal mereka.

Pokoknya, setting-nya di sebuah rumah di kota kecil. Bardem adalah penyair yang karyanya sedang macet, sedangkan Lawrence terobsesi memperbaiki rumah mereka yang pernah terbakar beberapa tahun sebelumnya.

Kehidupan tenang mereka berubah setelah kedatangan suami-istri yang diperankan Ed Harris dan Michelle Pfeiffer. Lalu, disusul juga anak-anak mereka dan orang-orang lain.

Gangguan berubah menjadi teror. Teror pun berubah menjadi usaha pembunuhan. Premis yang sebenarnya menjanjikan itu adalah ide liar Aronofsky.

’’Aku fans berat Darren. Waktu dia menceritakan gagasan yang berenang-renang di kepalanya, aku langsung tertarik,’’ ungkap Lawrence saat menghadiri premiere di Los Angeles pekan lalu.

’’Setelah membaca naskahnya, langsung aku banting ke lantai. Menurutku, dia punya masalah psikologis. Sakit. Tapi, ini masterpiece,’’ pujinya.

Well, setidaknya, jika ingin menikmati akting bintang The Hunger Games itu, mother! masih layak masuk daftar must watch movie pekan ini. (adn/c20/na)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Ini 5 Rekor Box Office yang Sukses Dibabat It


Redaktur & Reporter : Adil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler