Pujian Kapolri Untuk Aris Budiman

Selasa, 05 September 2017 – 11:26 WIB
Direktur Penyidikan KPK Brigjen Aris Budiman. Foto: dokumen Jawa Pos

jpnn.com, JAKARTA - Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan bahwa anak buahnya yang menjabat sebagai Direktur Penyidikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Brigjen Aris Budiman merupakan sosok yang jujur.

"Selama dia di KPK, AB ini dikenal sebagai sosok yang jujur, pekerja keras, cerdas. Dia juga doktor. Dia hobi belajar," kata Tito di Rupatama Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (5/9).

BACA JUGA: Kapolri Enggan Berkomentar Soal Dirdik KPK Vs Novel

Tito menambahkan, selama 29 tahun Aris berkarier di kepolisian, tidak ada catatan buruk mengenai latar belakangnya. Bahkan semua tugas yang diembannya selalu dilaksanakan dengan amanah dan jujur. "Termasuk dengan saya pernah menangani kasus-kasus," tambah Tito.

Mengenai polemik kedatangan Aris dalam rapat dengar pendapat di forum Pansus Angket KPK di DPR, Tito menolak berkomentar. Tito bahkan mengaku Aris tidak meminta izin kepadanya.

BACA JUGA: Bang Masinton Marah Lagi, Ingatkan Ketua KPK Jaga Bicara

"Mungkin dia datang ke Pansus di KPK karena melihat ada sesuatu. Dia berani tanpa ada izin dari pimpinan, bahkan dari Kapolri," beber Tito.

Namun mengenai kehadiran Aris di Pansus tersebut, Tito membocorkan bahwa Dirdik KPK itu sempat mengutarakan niatnya kepada Wakapolri Komjen Syafruddin. Menurut Tito, saat itu Syafruddin pun sempat melarang Aris untuk hadir dalam forum Pansus Angket KPK tersebut.

BACA JUGA: Pak Sisno Usulkan Brigjen Aris Budiman Diberi Penghargaan

"Yang saya dengar dari Wakapolri memberikan arahan kepada Kapolda Metro untuk menahan keberangkatannya ke pansus. Tapi dia menyampaikan, 'saya hormat, tapi kali ini saya hanya ingin membersihkan nama baik'," kata Tito menirukan pernyataan Aris.

"Saya menunggu terlalu lama, ini menyangkut prinsip dan nama baik," imbuh Tito lagi.

Terlepas dari itu, Tito mengaku tidak mengetahui motif kehadiran Aris di Pansus Angket KPK. Tito hanya memastikan bahwa Aris merupakan orang yang jujur dan adil terhadap anak buah.

"Saya tahu orang ini selama ini jujur. Kalau dia bekerja, ya bekerja. Kalau kerja, tim dia tidak mau mengklaim itu hasil kerjanya," pungkas Tito. (mg4/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Polisi Bakal Periksa Penyidik KPK


Redaktur & Reporter : Fathan Sinaga

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler