Puluhan Balita di Domu Tiba-Tiba Keracunan, Ternyata Ini Pemicunya

Rabu, 08 Maret 2023 – 00:11 WIB
Korban keracunan nasi bungkus saat dirawat di Puskesmas di Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat, Selasa (6/3/2023). ANTARA/HO-Humas Polres Dompu

jpnn.com, DOMPU - Puluhan balita yang ada di Desa Kampasi dan Desa Nusajaya, Kecamatan Manggelewa, Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat mengalami keracunan.

Hal itu terjadi setelah balita menyantap nasi bungkus yang dibagikan pada perayaan ulang tahun salah satu anak warga di daerah setempat.

BACA JUGA: Siswa SD Keracunan Jajanan Es Krim, Polisi Buru Penjualnya

"Korban berjumlah 35 jiwa dan sebagian besar adalah balita," kata Kapolsek Manggelewa Iptu Ramli di Mataram, Selasa (7/3).

Kejadian tersebut berawal saat perayaan hari ulang tahun putri dari salah seorang warga inisial SU (19) di Desa Kampasi.

BACA JUGA: Puluhan Siswa SMP-SMA di Bogor Keracunan Makanan

Sebagai tuan rumah, SU menyiapkan menu makanan olahan sebanyak 42 bungkus, yang dibagikan kepada tamu sebanyak 32 bungkus dan 10 bungkus kepada warga di Dusun Mulia Sari Desa Nusajaya.

Warga yang mendapat pembagian nasi bungkus tersebut tiba-tiba mengalami gejala mual, muntah, pusing dan diare.

BACA JUGA: Puluhan Siswa Keracunan Seusai Mengonsumsi Jajanan Es Krim di Sekolah

Gejala tersebut, berangsur-angsur timbul satu persatu kepada para korban yang telah memakan nasi bungkus tersebut.

"Sejumlah korban keracunan hingga saat ini tengah dirawat intensif di Rumah Sakit Pratama Manggelewa dan di Puskesmas Soriutu, Desa Lanci Jaya," katanya.

Dari puluhan korban itu sebanyak tujuh orang masih di rawat di Rumah Sakit Pratama dan tujuh orang di rawat di PKM Soriutu dan korban lainnya di rawat di rumah masing-masing.

"Jadi, total korban keracunan berjumlah ada sekitar 35 orang," katanya.

Dari hasil investigasi sementara penyebab keracunan itu diduga berasal dari ayam potong yang dibeli pada seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) berinisial DI, warga desa setempat.

Daging olahan ayam tersebut dijadikan nasi bungkus dan disajikan enam jam kemudian setelah dibungkus.

Dari keterangan sejumlah warga sekitar menyebutkan daging ayam yang dalam nasi bungkus tersebut diduga seharusnya tak layak dipotong, bahkan dikonsumsi.

Sebab, pada saat dilakukan pemotongan pada ayam potong tersebut diperoleh ayam sudah berbau tak sedap dan berwarna biru kehitam-hitaman.

"Kami masih mendalami penyebab pasti keracunan yang terjadi," katanya. (antara/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... 83 Warga Bandung Barat Keracunan, Satu Orang Meninggal, Innalillahi


Redaktur & Reporter : Elfany Kurniawan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler