Puluhan Juta Warga Belum Perekaman e-KTP

Kamis, 01 September 2016 – 20:28 WIB
Ilustrasi. Foto: Jawa Pos.Com

jpnn.com - JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mengatakan, jumlah penduduk wajib KTP yang telah melakukan perekaman data kependudukan untuk penerbitan KTP elektronik mencapai 162.047.403 jiwa per 30 Agustus kemarin.

Dengan demikian, masih terdapat 20.541.091 jiwa yang belum melakukan perekaman, dari total wajib KTP 182.588.494 jiwa tertanggal 31 Desember 2015.

BACA JUGA: Dana Desa Ikut Kena Pangkas, Begini Reaksi Mendes

Karena itu, Tjahjo berharap bagi masyarakat yang belum melakukan perekaman dapat segera meluangkan sedikit waktu. Sehingga nantinya pelayanan terhadap masyarakat dapat lebih maksimal dilakukan.

Masyarakat diminta tidak perlu khawatir melakukan perekaman. Sebab, blanko tidak pernah habis. "Kemendagri tidak pernah kehabisan blanko KTP elektronik. Kemendagri saat ini prepare dengan 4,6 juta blanko," ujar Tjahjo, Kamis (1/9).

BACA JUGA: Mendagri Berhak Batalkan Pergub Cuti PNS Aceh

Menurut Tjahjo, kondisi yang terjadi akhir-akhir ini, di mana seolah-olah banyak daerah kekurangan blanko, lebih karena Kemendagri melakukan mekanisme perubahan pembagian blanko secara terukur dan terstruktur.

Tujuannya, agar tidak terjadi penimbunan blanko di daerah dan daerah dapat menyelesaikan prioritas target pencetakan.

BACA JUGA: Anggota DPR Ini Sampai Rogoh Kocek Sendiri Demi Promosikan Tax Amnesty

"Ini dilakukan karena pengalaman pada 2015, distribusi blanko yang dibagi terlalu longgar. Membuat daerah kurang fokus pada pemakaian blanko dan target-target yang harus diselesaikan," ujar Tjahjo.

Sebagai bukti ketersediaan blanko terpenuhi, sampai saat ini semua permitaan daerah dipenuhi. Namun disesuaikan dengan kebutuhan.

"Jadi tidak ada daerah yang meminta yang tidak diberi. Semua diberi, tetapi sesuai kebutuhan. Pengadaan blanko KTP elektronik untuk 2016 sedang diusahakan untuk ditambah," ujar Tjahjo.(gir/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Dituding Lesbi, Jessica Klaim Masih Suka Laki-laki


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler