Puluhan Kasus Covid-19 Varian Baru Terdeteksi di DKI Jakarta, Paling Banyak Delta

Kamis, 24 Juni 2021 – 19:12 WIB
Waspada varian baru corona. Ilustrasi: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Sebanyak 70 kasus Covid-19 varian baru terdeteksi di DKI Jakarta.

Awalnya Dinas Kesehatan DKI Jakarta melakukan pemeriksaan Whole Genome Sequencing (WGS) terhadap 987 sampel terduga mutasi virus tersebut.

BACA JUGA: Vaksin yang Ada Disebut Tetap Akan Lindungi Diri dari Varian Baru Corona, Tapi Kenapa Masih Bisa Tertular?

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia mengatakan bahwa dari jumlah tersebut, sebanyak 70 sampel dinyatakan sebagai Covid-19 varian baru.

Kasus Covid-19 varian baru itu teridentifikasi terdapat yang memiliki riwayat perjalanan luar negeri (kasus impor) dan transmisi lokal.

BACA JUGA: Ingat, Inilah Pesan Para Ahli tentang Pencegahan Penularan Covid-19 Varian Lama dan Baru

"Dari 70 VoC (Variant of Concern) tersebut, telah diidentifikasi bahwa 33 kasus memiliki riwayat perjalanan dari luar negeri (kasus impor), 19 transmisi lokal varian Delta di DKI Jakarta," kata Dwi dalam keterangan tertulis, Kamis (24/6).

"Sepuluh transmisi lokal varian Delta di Debotabek yang mana pemeriksaannya dilakukan di Jakarta, dan delapan kasus masih dalam proses verifikasi apakah merupakan varian Delta dari luar negeri atau transmisi lokal," imbuhnya.

BACA JUGA: Singapura Akhirnya Memilih Hidup Berdampingan dengan COVID-19

Dwi menambahkan bahwa dari 70 kasus itu paling banyak varian Delta.

"Adapun rincian 70 VoC tersebut, yakni 12 varian Alpha (B.117), 3 varian Beta (B.1.351), 55 varian Delta (B.1617.2)," ujar Dwi.

"Kami mengimbau seluruh masyarakat tetap waspada karena varian baru ini lebih cepat menular dan menimbulkan gejala yang lebih berat," sambung Dwi. (cr1/jpnn)

Yuk, Simak Juga Video ini!


Redaktur & Reporter : Dean Pahrevi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler