Pupuk Kaltim Tanam Ribuan Bibit Mangrove dan Media Transplantasi Terumbu di Maratua

Jumat, 25 November 2022 – 22:26 WIB
PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) menanam 1.100 bibit mangrove dan penurunan 120 media transplantasi terumbu karang di Kecamatan Maratua, Kabupaten Berau Kaltim, Minggu (20/11). Foto dok PKT

jpnn.com, KALIMANTAN TIMUR - PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) menanam 1.100 bibit mangrove dan penurunan 120 media transplantasi terumbu karang di Kecamatan Maratua, Kabupaten Berau Kaltim, Minggu (20/11).

Pada kesempatan itu Pupuk Kaltim turut menyalurkan bantuan 100 paket peralatan tulis bagi masyarakat pesisir di Kecamatan Maratua, sebagai wujud komitmen perusahaan terhadap peningkatan kualitas sarana pendidikan secara optimal.

BACA JUGA: Pupuk Kaltim Fasilitasi Pelaku Usaha Mikro Kecil di Festival UMKM 2022

Bantuan ini sekaligus dalam menyambut HUT Ke-45 Pupuk Kaltim.

Direktur Utama Pupuk Kaltim Rahmad Pribadi, mengungkapkan community forest dilaksanakan sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah melalui penerapan aspek Environment, Social dan Governance (ESG), yang diaplikasikan pada program inovatif berkelanjutan.

BACA JUGA: Lewat Cara Ini Gubernur Ganjar Jamin Kesejahteraan Guru Honorer di Jateng

Hal ini terus dikembangkan Pupuk Kaltim dengan meningkatkan kontribusi terhadap pengelolaan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat, guna mendukung ekosistem bisnis dan tata kelola perusahaan untuk memberi manfaat secara luas.

"Pengembangan community forest di Kecamatan Maratua ini sebagai bukti nyata komitmen Pupuk Kaltim dalam mendorong dekarbonisasi dan pemberdayaan masyarakat, sehingga manfaat dari penanaman mangrove serta penurunan media transplantasi terumbu karang ini bisa bermanfaat luas bagi masyarakat dan lingkungan secara berkesinambungan," ujar Rahmad.

BACA JUGA: PKT Ungkap Industri Petrokimia Bisa Mendukung Target Bebas Emisi Karbon 2060

Menurut Rahmad, community forest bagian dari langkah Pupuk Kaltim dalam mendorong penurunan emisi karbon hingga 32 persen pada 2030, sekaligus mendukung tercapainya target Net Zero Emmision pada 2060.

"Selain itu Pupuk Kaltim juga memberikan pendampingan teknis budidaya, mulai awal pengolahan lahan hingga penanaman secara baik dan benar. Dari upaya ini, manfaat program tidak hanya berkontribusi langsung terhadap lingkungan tapi juga mampu mensejahterakan masyarakat sekitar lokasi penanaman," tambah Rahmad.

Mewakili Pemerintah Kecamatan Maratua, Misliyono menyampaikan apresiasi atas kontribusi dan perhatian Pupuk Kaltim di Maratua.

Dirinya berharap kerja sama dan sinergi ini bisa terus berkesinambungan, guna mendukung program pemerintah dalam upaya perbaikan lingkungan serta peningkatan kapasitas masyarakat secara optimal.

"Terima kasih kami sampaikan kepada Pupuk Kaltim, atas kontribusi yang direalisasikan melalui penanaman mangrove dan penurunan media transplantasi terumbu karang di perairan Maratua. Semoga apa yang kita laksanakan ini memberi manfaat yang jauh lebih besar bagi masyarakat dan lingkungan," kata Misliyono.(chi/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Mendorong Indonesia Menuju Pusat Industri Halal Dunia


Redaktur & Reporter : Yessy Artada

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler