Rafael Berges Sebut Penampilan Arif Suyono Bagus Saat Lawan Persatu Tuban

Sabtu, 10 Agustus 2019 – 23:03 WIB
Arif Suyono mampu memberi efek perubahan saat dipercaya tampil menjamu Persatu Tuban. Foto: DONY/KP

jpnn.com, TENGGARONG - Pelatih Mitra Kukar Rafael Berges Marin mengaku kesal karena skuatnya kesulitan mencetak gol ke gawang Persatu Tuban saat bentrok di Stadion Rondong Demang, Tenggarong, Kamis (8/8) sore.

Setelah babak pertama selesai, pelatih asal Spanyol itu meluapkan kekesalannya di ruang ganti. Suaranya sampai terdengar sekitar 5 meter dari pintu ruang ganti.

BACA JUGA: Evaluasi Jelang Akhir Putaran Pertama, Pelatih PSPS Minta Tambah 6 Pemain Baru

Ya, pada 45 menit pertama eks pelatih Cordoba itu lebih banyak memercayakan tanggung jawab kepada pemain muda, terutama di lini serang.

BACA JUGA: The Jakmania: Hello Pemain Persija, Kalian Atlet atau Model?

BACA JUGA: No Firly tidak Masalah, Masih Ada Roni Fatahillah

Rafli Mursalim, Hendra Adi Bayauw, dan Rifan Nahumarury mendapat kesempatan tampil reguler. Secara fisik, skill dan kecepatan, ketiga pemain muda ini cukup baik. Hanya, penyelesaian akhir masih jadi kendala.

Di paruh kedua, Rafa coba bereksperimen dengan memainkan pemain senior. Arif Suyono ditugaskan menggantikan peran Rifan Nahumarury.

BACA JUGA: Persiraja vs PSMS: Ayam Kinantan Incar Jawara Paruh Musim

Sedangkan Andre Agustiar menggantikan Ahmad Bustomi, sedangkan Rishadi Fauzi didapuk sebagai pengganti Rafli sebagai juru gedor.

Menariknya, setelah masuknya ketiga pemain ini ritme permainan Naga Mekes lebih baik. Keputusan memainkan Arif Suyono cukup tepat.

Meski tak lagi muda, Keceng sapaan karib Arif memiliki kecerdasan. Pengalamannya menjadi pembeda pada laga tersebut. Dia berhasil mengirimkan umpan yang dieksekusi dengan baik oleh Rishadi Fauzi menit 83.

BACA JUGA: Persija 1 vs 1 Bhayangkara FC: Macan Kemayoran Tetap Terpuruk di Papan Bawah

“Arif pemain bagus, dia punya pengalaman. Dia membuktikannya dengan membuat assist,” kata Rafa.

Kecerdikan Rafa melakukan rotasi tak perlu diragukan lagi. Termasuk saat memutuskan menggantikan Rafli dengan Rishadi. Pada saat itu dia melihat Rafli bermain dengan emosi. Tak ingin anak asuhnya mendapat kartu kuning kedua, dia lantas menarik Rafli.

“Semua pemain sudah bermain maksimal. Tapi saya harus membuat keputusan tepat, saya senang akhirnya bisa memenangkan pertandingan. Ini sangat penting bagi kami,” pungkasnya. (don/abi2/k15)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Naga Mekes Percaya Diri Tatap Beruang Madu


Redaktur & Reporter : Budi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler