Raja Salman Nyaman di Bali, Aparat Jangan Lalai

Selasa, 07 Maret 2017 – 15:18 WIB
Raja Salman dan Presiden Joko Widodo. Foto: Raka Denny/Jawa Pos

jpnn.com - jpnn.com - Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Aboe Bakar Al Habsy sangat senang Raja Arab Saudi Salman Abdulaziz Al Saud menambah masa liburannya di Bali. Raja Salman sedianya hanya sampai 9 Maret 2017. Namun, raja berusia 81 tahun itu memperpanjang liburan di Pulau Dewata hingga 12 Maret 2017.

Aboe yakin, perpanjangan masa liburan itu karena Raja Salman dan rombongan merasa nyaman dengan situasi di Indonesia.

BACA JUGA: Raja Salman Lebih Lama di Bali, Arief Yahya Ikut Happy

"Bahkan Raja Salman sempat menyatakan seperti di rumah sendiri. Pastilah mereka sangat menikmati liburannya di Bali hingga memutuskan untuk extend beberapa hari," kata Aboe, Selasa (7/3).

Dia mengatakan, penambahan jadwal liburan tersebut tentunya menambah spending money mereka di Indonesia. Menurut dia, hal ini pastilah membawa dampak positif untuk perekonomian Bali. Apalagi rombongan yang dibawa sangat besar. Sudah pasti budget yang dikeluarkan juga besar. Hal ini tentunya juga memancing banyak wisatawan lokal yang ingin merasakan euforia kedatangan Raja Salman di Bali.

BACA JUGA: KPK Terima Laporan Gratifikasi Raja Salman ke Kapolri

Selain itu, kunjungan ini menjadi promosi gratis untuk industri wisata Indonesia ke Timur Tengah. Bila Raja Salman saja sangat menikmati liburan di Bali hingga menambah waktu liburannya, pasti hal ini akan mengundang penasaran warga Timur Tengah untuk datang ke Indonesia.

Kedatangan Raja Salman ini seolah sebagai legitmasi kelayakan Bali sebagai destinasi wisata internasional.

BACA JUGA: Rombongan Raja Salman Kunjungi Monkey Forest di Ubud

“Selain itu, hal ini merupakan garansi keamanan wisata di Indonesia,” kata wakil ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di DPR itu.

Karenanya, Aboe mewanti-wanti kepada Kapolri Jenderal Tito Karnavian untuk sebaik mungkin menjaga keamanan selama kunjungan Raja Salman. Jangan sampai ada insiden yang tidak menyenangkan.

"Kita tidak boleh mengambil risiko, karena nama baik Indonesia menjadi taruhannya di mata dunia internasional," katanya.

Secara khusus Aboe juga mengapresi kerja Wakapolri Komjen Syafruddin yang secara langsung meninjau berbagai persiapan pengamanan di Bali. Bahkan Syafruddin sampai mengunjungi kamar hotel yang ditempati Raja Salman untuk memastikan keamanannya.

“Ini adalah kerja yang cukup baik dari Polri dalam mengamankan tamu negara," tuntasnya.(boy/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Liburan Raja Salman Jadi Ajang Napak Tilas Pangeran


Redaktur & Reporter : Boy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler