Ramai Pengunjung, Pasar Rakyat Indonesia di Cape Town Sukses

Minggu, 15 Oktober 2023 – 12:14 WIB
KJRI Cape Town memperkenalkan tradisi Pasar Rakyat Indonesia lewat 'Indonesian Folk Market' atau Pasar Rakyat di halaman kantor KJRI, Sabtu (14/10). Foto: dok KJRI Cape Town

jpnn.com, JAKARTA - KJRI Cape Town memperkenalkan tradisi Pasar Rakyat Indonesia lewat 'Indonesian Folk Market' atau Pasar Rakyat di halaman kantor KJRI, Sabtu (14/10).

Konsul Jenderal RI Tudiono menyampaikan kegiatan ini juga digelar untuk merekatkan hubungan masyarakat kedua negara.

BACA JUGA: Dampingi Jokowi Cek Harga di Pasar Rakyat Tabalong, Prabowo Dipeluk Erat Mak-Mak Pedagang

Menurut Tudiono, antuasiasme masyarakat, baik WNI, keluarga perkawinan campur, dan diaspora Indonesia di Cape Town sangat luar biasa. Hal itu nampak dari membeludaknya pengunjung pasar rakyat yang menjual berbagai produk Indonesia.

"Ini sekaligus untuk promosi budaya serta kesempatan business matching," ujar Tudiono, Minggu (15/10).

BACA JUGA: Pupuk Kaltim Gelar Pasar Rakyat dan Bazar UMKM di Samarinda

KJRI Cape Town didukung partisipasi 16 vendor yang meliputi WNI yang tinggal di wilayah Cape Town dan sekitarnya.

Pasar Rakyat juga didukung oleh partisipasi dua perusahaan Indonesia yang telah berhasil memasukkan produk-produknya ke pasar setempat, yaitu Indofood dan Kalbe Internasional.

Selain itu juga didukung oleh kehadiran Indonesian Trade Promotion Center di Johannesburg.

"Sejumlah grup diaspora Indonesia dan Friends of Indonesia turut berpartisipasi membuka booth pariwisata dan tour ke Indonesia," ungkap Tudiono.

Adapun aneka produk makanan Indonesia yang disajikan di pasar rakyat tersebut, di antaranya seperti rendang, sate, nasi goreng, mi bakso, asinan, jajanan pasar, hingga es teler.

"Selain itu juga aneka kerajinan tangan seperti patung, baju batik, serta perhiasan perak," kata Tudiono.

Pasar Rakyat juga menampilkan sejumlah tarian tradisional seperti tari Saman, dan tari tradisional Indonesia lain dari Bali, Jakarta, serta Surabaya, yang dibawakan oleh diaspora Indonesia di Cape Town, yaitu EON Group – School of Performing Arts yang berbasis di Cape Town. Pengajar tari group ini merupakan lulusan Bea Siswa Budaya Indonesia.

KJRI Cape Town juga menyuguhkan penampilan Cape Malay Choir (Young Men Sporting Club) yang merupakan kelompok paduan suara Cape Malay tertua di dunia.

Acara utama Pasar Rakyat diisi dengan penampilan artis Indonesia yang banyak digandrungi saat ini yaitu Tiyara Ramadhani (Rara) Hari Putra dari LIDA. Mereka membawakan sejumlah lagu Indonesia dari beragam genre, termasuk dangdut yang mendapat sambutan sangat meriah dari pengunjung yang turut bergoyang.

Tercatat 4.695 orang membanjiri acara Pasar Rakyat dengan antrean yang mengular di depan dan samping KJRI, karena harus menunggu beberapa pengunjung lain keluar.

"Hampir semua produk makanan para vendor habis terjual. Aneka produk kerajinan tangan juga banyak diserbu pengunjung. Cuaca yang cerah dan hangat nampak menjadi berkah suksesnya acara Pasar Rakyat," ungkap Tudiono.

Di sela-sela kegiatan, Konsul Jenderal RI Cape Town-Tudiono juga menyempatkan mengadakan pertemuan dengan CEO Suburban Travel.

Suburban Travel telah memiliki paket tur ke Indonesia sejak 2007 dan rata-rata mendatangkan wisatawan Afsel ke Indonesia 140 orang per tahun. Saat ini travel ini membuat paket khusus yang menawarkan tur ke ke kota-kota yang memiliki hubungan historis erat dengan masyarakat Cape Malay Afsel.

Pada sektor investasi, Konsul Jenderal RI bertemu dengan calon investor setempat yang saat ini menjajaki investasi sektor infrastruktur di Indonesia dan saat ini proses sedang pada tahap feasibility study.

"Kegiatan Pasar Rakyat juga dimanfaatkan KJRI Cape Town untuk melakukan business matching produk-produk pakaian Indonesia dan tas," kata Tudiono.(mcr10/jpnn)


Redaktur & Reporter : Elvi Robiatul

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler