Rambu Peringatan Tak Bersuara, Sejoli Ditabrak Kereta Api

Sabtu, 17 Februari 2018 – 11:44 WIB
Korban yang ditabrak kereta api. Foto: JPG/Pojokpitu

jpnn.com, JEMBER - Pasangan muda-mudi di Kecamatan Rambipuji Jember, Jatim tertabrak kereta api, Jumat (16/2).

Satu korban tewas di TKP dengan luka parah di kepala, sedangkan satu korban dalam keadaan kritis.

BACA JUGA: Wali Kelas: Haizah Hasya Itu Siswi yang Ceria dan Pinter

Sepeda motor matic dengan nopol P 4505 LA, yang dikendarai Novi bersama tunangannya melaju dari arah selatan dan tertabrak kereta api Sri Tanjung jurusan Jember - Surabaya.

Menurut saksi mata, Roby sesampai di TKP kemungkinan korban tidak mengetahui jika ada kereta api yang akan lewat.

BACA JUGA: Tragis, Bapak dan Putrinya Tewas Disambar Kereta Api

"Karena menurut warga rambu - rambu peringatan tidak berbunyi," ujar Roby.

Kereta api Sri Tanjung yang melaju dari arah timur langsung menabrak kedua korban.

Tunangan Novi terlempar ke arah sawah dengan kondisi kritis, sedangkan Novi tewas di TKP.

Mengetahui anggota keluarganya tertabrak kereta api. Pihak keluarga berteriak histeris. Bahkan warga sempat mengamankan agar tidak bertambah parah.

Polisi yang datang ke TKP segera membawa jenazah Novi dan korban kritis langsung dirawat di Puskesmas Rambipuji.

"Kecelakaan semacam ini sering terjadi di lokasi ini, karena tidak ada palang pintu dan rambu rambu peringatan sering mati," jelas Roby.

Warga berharap, agar pemerintah segera membangun palang pintu kereta api. Pasalnya, jalur itu merupakan akses utama warga Dusun Dawuhan menuju Kota Jember.(end/jpnn)


Redaktur & Reporter : Natalia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler