Range Rover Diesel Tak Diterima di Indonesia, Ini Alasannya

Senin, 14 Mei 2018 – 22:28 WIB
Peluncuran Range Rover model years 2018. (Foto: ridho/jpnn)

jpnn.com, JAKARTA - PT Wahana Auto Ekamarga (WAE) selaku distributor eksklusif merek Jaguar Land Rover menyatakan jika pasar Indonesia masih belum terbuka untuk produk diesel khususnya SUV premium sekelas Range Rover.

Kendati model Range Rover sudah memiliki pilihan mesin diesel, WAE belum berniat untuk membawa varian diesel, saat ini yang dipasarkan hanya varian mesin bensin.

BACA JUGA: Lebih Murah, Range Rover Sport Tawarkan Berkendara Agresif

"Faktor utama kita tidak membawa varian diesel karena pasar itu sendiri. Premium market itu bisa menerima disebabkan terbatasnya ketersediaan bahan bakar solar yang sesuai kualitas mesin kita," papar Brand Director PT WAE Jentri Izhar, di sela peluncuran Range Rover terbaru di Jakarta, Senin (14/5).

Namun, lanjut Jentri, WAE tidak menutup kemungkinan jika memang ada konsumen Indonesia menginginkan varian mesin diesel. "Jika ada yang mau bisa kita pesankan."

BACA JUGA: Harga Range Rove 2018 Ejawantahkan Kemewahan Tinggi

Selain itu, Chief Operating Officer PT WAE Roland Staehler ikut menimpali, pertimbangan lain menurutnya karena soal pajak untuk mesin diesel.

"Mesin 3.0 diesel itu kena pajaknya lebih tinggi bisa dua kali lipat dari mesin bensin 2.5 sehingga harga jualnya bisa sangat tinggi," tutup Roland. (mg8/jpnn)

BACA JUGA: Range Rover Velar Ditasbihkan jadi SUV Paling Indah di Bumi

BACA ARTIKEL LAINNYA... Range Rover SV Coupe Tampil Spesial Hanya 999 Unit di Dunia


Redaktur & Reporter : Rasyid Ridha

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler