Ratusan Kilogram Bahan Peledak Itu Disembunyikan Dalam Semak

Jumat, 23 Juni 2017 – 13:24 WIB
Police Line

jpnn.com, KEDIRI - Warga Desa Kranding, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, Jatim dibuat geger kemarin.

Pemicunya, salah seorang warga menemukan ratusan kilogram bahan peledak di lahan kosong rumah warga.

BACA JUGA: Misteri Penyelundupan 500 Bahan Peledak ke Kalbar

Sementara, bahan peledak tersebut diamankan di Mapolsek Mojo.

''Total bahan peledak setelah ditimbang mencapai 107 kilogram," terang Kapolsek Mojo AKP Shokib Dimyati.

Dia menuturkan, bahan peledak itu ditemukan Eko Budi Pramono, 50, warga Dusun Tamansari, Desa Kranding.

Saat itu, sekitar pukul 08.30, Eko berkeliling mencari daun pisang.

Eko lantas berhenti di halaman belakang sebuah rumah yang memiliki pohon pisang.

Rumah tersebut diketahui milik Benyamin yang tengah bekerja sebagai tenaga kerja Indonesia (TKI) di Malaysia.

Jadi, rumah itu sedang tidak berpenghuni.

Saat itulah, Eko melihat benda yang mencurigakan. Benda yang terlihat seperti tumpukan karung tersebut tergeletak di semak-semak dekat pohon pisang dan belukar lainnya.

Merasa curiga, Eko langsung menghubungi perangkat desa. Selanjutnya, perangkat desa melapor kepada petugas Polsek Mojo.

Petugas yang mendapat laporan langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP).

Setelah dilakukan pengecekan, ternyata ada semacam bubuk yang diduga merupakan bahan peledak atau bahan baku petasan (mercon) di dalam tiga karung putih itu.

Bubuk tersebut dimasukkan ke beberapa plastik kecil.

Jika dibagikan, berisi bahan peledak itu sejumlah 214 plastik.

Bahan peledak yang tersimpan dalam tiga karung tersebut kemudian ditimbang.

Hasil timbangan menunjukkan angka 107 kilogram. Petugas kemudian membawa tiga karung berisi bahan peledak itu dengan mobil patroli.

Shokib menerangkan, tiga karung tersebut disimpan di Mapolsek Mojo.

''Barang kami tanam di tumpukan pasir depan Mako (Mapolsek Mojo)," ucapnya.

Kasus penemuan bahan peledak itu masih diselidiki Polsek Mojo. ''Kami tengah menyelidiki siapa pemilik bahan peledak ini," imbuhnya. (c3/dea/c18/diq/jpnn)


Redaktur & Reporter : Natalia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler