Ratusan Sembako yang Dihamburkan Jokowi Masih Membuat Siswa di IKN Kecewa, Apa Alasannya?

Selasa, 15 Maret 2022 – 22:08 WIB
Salah satu siswa yang mendapatkan bingkisan sembako dari Presiden Jokowi pada agenda vaksinasi yang digelar di SDM 004 Sepaku, PPU, Kaltim, Selasa (15/3/2022) pagi. Foto : Arditya Abdul Aziz/JPNN

jpnn.com, PENAJAM PASER UTARA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menitipkan 650 sembako dan bingkisan berisi alat sekolah untuk seluruh siswa-siswi yang mengikuti agenda vaksinasi serentak di SDN 004 Sepaku, Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur, Selasa (15/3) pagi.

Dari informasi yang dihimpun, Jokowi membatalkan kunjungan ke lokasi kegiatan vaksinasi dan langsung pergi ke Bandara SAMS di Kota Balikpapan, untuk selanjutnya terbang ke Jakarta.

BACA JUGA: Pembelaan Gubernur dari PKS untuk Ritual Kendi Nusantara

Ratusan bingkisan tersebut lalu diberikan, menyusul gagal hadirnya presiden dalam agenda di kawasan IKN Nusantara itu.

Dari pantauan JPNN.com, paketan sembako presiden yang diberikan khusus kepada siswa SD, TK dan PAUD itu berisikan sebotol minyak goreng, beras seberat 5 kilogram, gula, teh dan biskuit.

BACA JUGA: Mbah Mijan Bilang Sesepuh Gaib Ikut Ritual Kendi Nusantara, Duh, Bikin Merinding

"Bingkisan dari presiden yang dibagikan ada sebanyak 650, kami bagikan khusus siswa yang di vaksin," ucap Kabid Dokkes Polda Kaltim Kombes Djarot Wibowo saat ditemui JPNN.com, Selasa (15/3) siang.

Meski demikian, lanjut dia, pembagian bingkisan paket sembako tidak merata, lantaran banyaknya jumlah siswa yang disuntik vaksin. Total peserta vaksin sebanyak 730 siswa, sementara bingkisan yang dititipkan 650 paket.

BACA JUGA: Akrab, Erick-Khofifah Disarankan Maju Pilpres 2024

"Meski tidak dapat bingkisan, seluruh siswa yang disuntik vaksin mendapatkan goody bag berisi tas dan alat-alat sekolah," terangnya.

Djarot juga mengungkapkan total peserta vaksin di Kecamatan Sepaku sebanyak 1.088 orang, dengan rincian 730 siswa dan 380 orang dewasa.

"Ini siswa dari sembilan sekolah dasar dan tiga PAUD yang ada di Kecamatan Sepaku," terang dia.

Terpisah, Wakil Kepala Sekolah SDN 004 Sepaku Suparmin menjelaskan hanya 20 siswanya yang mengikuti kegiatan vaksin.

"Sebelumnya siswa kami sudah vaksin terlebih dahulu," ucapnya.

Dia menuturkan seluruh siswa yang divaksin mendapatkan bingkisan dari presiden. "Memang sebagian siswa dari sekolah lain ada yang tidak kebagian," imbuhnya.

Di samping itu, kata Suparmin, para siswa sebenarnya kecewa dengan batalnya kehadiran Presiden Jokowi. Begitu juga para masyarakat Sepaku.

"Kami sudah lama menunggu kehadiran presiden. Kabar kedatangan presiden jadi kabar gembira dan disambut antusias warga, tetapi tidak tahu alasan kenapa tidak jadi hadir. Mungkin ada urusan yang lebih penting," ucapnya.

Dari pantauan JPNN.com di lokasi vaksinasi sudah dilakukan persiapan. Tampak tenda besar lengkap layar yang awalnya hendak digunakan presiden untuk koordinasi bersam Wali Kota dan Bupati di Kaltim. (mcr14/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Pak Jokowi Perlu Tahu, Ibu Vita Warga Sepaku Kecewa, Beberapa Anak Menangis, Ya Ampun


Redaktur : Fathan Sinaga
Reporter : Arditya Abdul Aziz

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler