Rayakan HUT ke-57, PTFI Gelar Operasi Katarak Gratis di Mimika

Selasa, 09 April 2024 – 23:00 WIB
PT Freeport Indonesia (PTFI) melakukan operssi katarak gratis di Mimika. Foto: Antara

jpnn.com, JAKARTA - PT Freeport Indonesia (PTFI) merealisasikan komitmennya untuk memberikan dampak positif bagi masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya.

Anggota Grup Mining Industry Indonesia (MIND ID) itu pun merealisasikan upaya itu di sektor kesehatan

BACA JUGA: RSUI & PUN Gelar Baksos Katarak, Bibir Sumbing-Celah Lelangit

PTFI mengadakan operasi katarak gratis di Rumah Sakit Mitra Masyarakat (RSMM), Kabupaten Mimika, Papua Tengah, pada 5-7 April 2024.

Operasi katarak gratis ini merupakan bentuk kerja sama antara PTFI, Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK), RSMM, PT Pangansari Utama (PSU), Media Group, serta tenaga dokter spesialis mata dari Persatuan Dokter Mata Indonesia (Perdami).

BACA JUGA: Sido Muncul dan Kodam VI/Mulawarman Gelar Operasi Katarak Gratis Kepada 75 Pasien di Balikpapan

Kegiatan ini diadakan sebagai bagian dari rangkaian bakti sosial dalam menyambut HUT ke-57 PTFI yang jatuh pada Minggu, 7 April 2024. 

Mengusung tema “Berkarya Untuk Indonesia”, PTFI berupaya terus berkontribusi untuk kemajuan masyarakat di Mimika, Papua, serta Indonesia secara keseluruhan lewat kolaborasi bersama seluruh stakeholders.

Operasi katarak gratis itu sebagai puncak rangkaian bakti sosial menyambut HUT ke-57 PTFI yang diperingati setiap 7 April. Dengan tema "Berkarya Untuk Indonesia", PTFI terus berkarya untuk kemajuan masyarakat di Mimika, Papua dan Indonesia berkolaborasi dengan semua pemangku kepentingan.

Presiden Direktur PTFI Tony Wenas seusai meninjau pelaksanaan operasi katarak di RSMM mengatakan kesehatan individu dan masyarakat sangat penting.

Sebab, masyarakat yang sehat akan mendorong peningkatan produktivitas.

"Apresiasi kami kepada pemerintah Kabupaten Mimika dan segenap stakeholder yang terlibat karena kolaborasi ini telah memungkinkan program-program kesehatan PTFI dapat diterima dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," kata Tony.

Penanggung Jawab Kegiatan Pelayanan Kesehatan Mata dan Operasi Katarak dr Felix Tobing mengatakan sebelum menjalani operasi katarak para pasien mengikuti screening terlebih dahulu.

"Tim kami mengadakan pemeriksaan mata gratis di sembilan titik baik di kawasan pesisir maupun pegunungan mulai 25 Maret hingga 4 April. Warga mendapat layanan pemeriksaan umum kesehatan mata, tes buta warna, pemeriksaan refraksi mata, pembagian kacamata gratis, dan screening operasi katarak," katanya.

Kesembilan titik pemeriksaan tersebut tersebar di beberapa lokasi, termasuk Kampung Waa Banti-Tembagapura, Kota Timika, Mapurujaya, SP9, SP12, Aikawapuka, Miyoko, Wumuka, dan Kapiraya. 

Total sebanyak 1.066 orang telah menjalani pemeriksaan mata, dengan 500 kacamata yang telah dibagikan kepada yang membutuhkan. Selain itu, sejumlah pasien yang terdeteksi menderita katarak telah dirujuk ke RSMM untuk menjalani operasi.

Sekretaris Perusahaan MIND ID, Heri Yusuf mengatakan komitmen kuat diusung Grup MIND ID dalam memberikan manfaat untuk masyarakat. 

Hal tersebut sesuai dengan tujuan mulai MIND ID yang hadir untuk kemakmuran masyarakat Indonesia. 

“Tujuan mulia MIND ID semakin nyata lewat berbagai kegiatan sosial anggota grup MIND ID. Kami hadir untuk kemakmuran Indonesia, kemajuan peradaban dunia, dan masa depan yang lebih baik,” ucap Heri.

Dalam kegiatan itu slogan “Mataku Duniaku” menjadi representasi dari tujuan yang ingin dicapai, yaitu mengembalikan penglihatan warga yang terkena katarak agar dapat melihat dunia lebih baik. 

Salah satu pasien, Yakobus Umapi (61) dari Kampung Nayaro, Distrik Mimika Baru, Kabupaten Mimika, menyampaikan rasa syukurnya setelah menjalani operasi katarak.

"Sudah tiga tahun terasa mata gelap, saya berdoa kepada Tuhan agar bisa dikasih jalan bisa buka saya punya mata,” katanya. 

Victor Karambut (65) pasien lain dari Kampung Muare, yang juga merasakan manfaat dari program ini setelah menjalani pemeriksaan mata gratis di Puskesmas Mapuru Jaya. “Setelah diperiksa, menurut dokter mata saya ini harus dioperasi karena selaput sudah tebal,” ujar Yakobus.(mcr10/jpnn)


Redaktur & Reporter : Elvi Robiatul

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag
Ptfi   Operasi Katarak   Mimika   Mata  

Terpopuler