Razia Selalu Dibocorkan Oknum Pol PP

Selasa, 08 Oktober 2013 – 08:05 WIB

KEMANG-Banyak kafe di Kecamatan Kemang menyediakan fasilitas penjaja seks komersil (PSK), menjadi tamparan keras bagi Bupati Bogor Rachmat Yasin yang selama ini menggemborkan program nongol babat (Nobat).
    
RY berjanji, tak akan membiarkan kafe maupun tempat lainnya menyediakan fasilitas seks terus beroperasi. “Bagaimanapun prostitusi tak dibenarkan. Karenanya, nobat tetap kami jalankan,” tegasnya kepada Radar Bogor (grup JPNN).   
    
Ia mengaku, telah mendapat laporan kendala petugas di lapangan yakni dipengaruhi tingginya peranserta sejumlah oknum yang merasa diuntungkan dari praktek tersebut.
    
Dalam waktu dekat, ia mengatakan akan melakukan tindakan tegas dengan cara razia yang melibatkan Pol PP, kepolisian hingga TNI. “Siapapun akan hawatir bila moral warga terancam, sehingga butuh tindakan serius yang harus kami ambil,” ucapnya.
    
Kepala Unit Pol PP Kecamatan Kemang, Suherman Susilo mengaku, kuwalahan untuk memberantas prostitusi. “Kami butuh personel tambahan dari pusat (pemkab,red). Tidak bisa menggelar razia hanya mengandalkan personel kecamatan,” terangnya.
    
Ia menambahkan, selama ini razia yang dilakukan Pol PP cenderung tak terorganisir sehingga setiap selalu tak membuahkan hasil.
    
“Satpol PP Kabupaten ketika razia tak koordinasi dengan kecamatan dengan alasan takut bocor. Nyatanya, setiap razia tetap saja bocor meski kami tak sama sekali diberikan informasi,” kata dia.
    
Ia menduga, ada orang dalam yang membocorkan razia di internal pol PP Kecamatan maupun Kabupaten. “Pasti ada orang dalam. Sebab, razia selalu bocor,” paparnya.
    
Sekadar mengingatkan, Pol PP Unit Kemang mencatat ada 22 kafe yang diduga berselimut prostitusi. Diantaranya, Desa Kemang sebanyak 11 kafe, Pondok Udik 10 Kafe dan Jampang 1 kafe. (azi)

:ads="1"

BACA JUGA: PSK Akan Dijadikan TKI

BACA ARTIKEL LAINNYA... Tompel Salah Sasaran Siram Air Keras di Bus


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler