REI Diminta Prioritaskan Pembangunan Rumah Murah

Selasa, 10 Juli 2012 – 14:14 WIB

JAKARTA - Semakin meningkatnya kebutuhan masyarakat akan rumah telah mendorong peningkatan peran sektor swasta. Itu pula sebabnya Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) semakin getol menggandeng para pengembang yang tergabung dalam asosiasi Real Estat Indonesia (REI) agar bisa lebih banyak membangun rumah murah untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).


“Saya punya harapan besar kepada pengembang yang tergabung dalam REI agar lebih banyak membangun rumah untuk MBR,” ujar Menteri Perumahan Rakyat (Menpera) Djan Faridz dalam keterangan persnya, Selasa (10/7).

Ditambahkannya, pemerintah siap membantu para pengembang REI di seluruh Indonesia yang ingin membangun perumahan bagi MBR. Di antaranya pemberian insentif, mempermudah akses ke perbankan dan insentif lainnya.

"Saya berharap pembangunan rumah di daerah lebih pro terhadap rakyat kecil. Jadi jangan hanya membidik perumahan skala menengah ke atas saja," ujarnya

Meski demikian mantan anggota DPD itu meminta developer yang akan membangun rumah bagi MBR untuk tetap berpatokan pada aturan yang telah diberlakukan, yaitu ukuran luas lantai minimal 36 meter persegi. Dengan tipe 36, dia yakin masyarakat sudah bisa tinggal di rumah yang memenuhi standar sehat.

"Bagi pengembang yang membangun rumah tipe 36, Kemenpera siap memberikan bantuan berupa prasarana, sarana dan utilitas (PSU) berupa jalan. Untuk itu kami akan memberikan bantuan sebesar Rp 6,25 juta di setiap unit rumah,” tandasnya. (Esy/jpnn)
BACA ARTIKEL LAINNYA... BUMN Wajib Isi Portal Aset


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler