Rekayasa Lalu Lintas 11 April 2022 Gegara Ada Demo Mahasiswa

Senin, 11 April 2022 – 07:35 WIB
Ilustrasi - Massa yang tergabung dalam BEM SI akan menggelar aksi demo 11 April 2022. Foto: Ricardo/JPNN/com

jpnn.com, JAKARTA - Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menyiapkan rekayasa lalu lintas menyusul rencana Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung DPR/MPR pada Senin, 11 April 2022.

Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo mengatakan rekayasa lalu lintas itu bersifat situasional dengan melihat perkembangan massa aksi demo 11 April 2022.

BACA JUGA: Masinton: Lawan Keserakahan Elite Tua Rakus Pembajak Konstitusi!

"Bila masa cukup banyak maka arus akan ditutup di bawah jembatan layang dan akan dialihkan ke Jalan Gerbang Pemuda," kata Sambodo kepada JPNN.com, Senin.

Berikut enam rekayasa lalu lintas menuju DPR/MPR hari ini.

BACA JUGA: 5 Berita Terpopuler: Info Rahasia Demo 11 April Bocor, TNI Tancap Gas, Rektor IPB Buka Suara

1. Arus lalu lintas dari Jalan Gatot Subroto arah Gedung DPR/MPR dibelokkan kiri ke Jalan Gerbang Pemuda.

2. Arus lalu lintas dari Jalan Gerbang Pemuda arah Jalan Gatot Subroto diputar balik di kolong layang Farmasi ke Jalan Gerbang Pemuda. 

BACA JUGA: Seribu Polisi Dibantu TNI Siap Kawal Demo 11 April di Riau

3. Arus lalu lintas dari tol dalam kota yang akan keluar di Offramp Pulau Dua diluruskan ke arah Tomang.

4. Arus lalu lintas dari Jalan Palmerah Timur arah Jalan Gelora diluruskan ke Jalan Tentara Pelajar 

5. Arus lalu lintas dari Jalan Asia Afrika arah Jalan Gelora dibelokkan ke kanan Jalan Gerbang Pemuda. 

6. Arus lalu lintas dari Jalan Gerbang Pemuda arah Jalan Gelora dibelokkan kiri Jalan Asia Afrika.

BEM SI dikabarkan batal menggelar aksi demo di depan Istana Negara, Jakarta Pusat.

Mereka disebut akan menggelar aksi di depan gedung DPR/MPR.

Aksi demo BEM SI kabarnya mengusung enam tuntutan mahasiswa kepada pemerintah.

Pertama, mahasiswa mendesak Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberi pernyataan secara terbuka kepada publik bahwa dia tegas menolak wacana menunda Pemilu 2024 dan wacana perpanjangan masa jabatan presiden.

Mahasiswa menilai dua wacana itu merupakan pengkhianatan terhadap konstitusi.

Kedua, mahasiswa mendesak dan menuntut Presiden Jokowi menunda dan mengkaji ulang Undang-undang Ibu Kota Negara (UU IKN), termasuk pasal-pasal bermasalah, karena itu diyakini berdampak pada lingkungan, ekologi, kebencanaan, dan kesejahteraan warga.

Ketiga, mahasiswa menuntut Presiden Jokowi menstabilkan harga dan menjaga ketersediaan bahan pokok di pasaran, serta menyelesaikan masalah ketahanan pangan lainnya.

Keempat, mahasiswa mendesak Presiden mengusut tuntas kasus mafia minyak goreng dan mengevaluasi kinerja menteri terkait.

Kelima, mahasiswa meminta Presiden menyelesaikan konflik agraria di Indonesia.

Keenam, mahasiswa menuntut Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin menuntaskan janji-janji kampanye sebelum masa jabatannya berakhir pada 2024. (cr3/jpnn)




BACA ARTIKEL LAINNYA... Amankan Demo Mahasiswa Hari Ini, Polda Metro: Kami Tidak Gunakan Peluru Tajam


Redaktur : Soetomo Samsu
Reporter : Fransiskus Adryanto Pratama

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler