Relokasi Pedagang Sudah Mendesak

Sabtu, 03 Maret 2012 – 09:24 WIB

MAKASSAR - Wali Kota Makassar, Ilham Arief Sirajuddin, menegaskan bahwa relokasi pedagang Makassar Mall sudah mendesak dilakukan. Relokasi harus dilakukan sebelum bangunan Makassar Mall dirobohkan pasca kebakaran.
   
Menurut Ilham, jika relokasi pedagang ini ditunda lagi maka pembangunan Makasaar Mall akan terhambat. Kondisi ini akan memperpanjang penderitaan ratusan pedagang di tempat tersebut.
   
"Kalau mau ditunda lagi, kapan bisa jalan pembangunan Makassar Mall ini dan para pedagang di sana akan semakin menderita," kata Ilham.
   
Ilham mengungkapkan, tempat merelokasi 527 pedagang Makassar Mall adalah Jalan Wahidin Sudirohusodo (dulu Jalan Irian) dan Jalan Diponegoro. Kendati menggunakan bahu jalan, namun hal ini menurut Ilham tidak akan menimbulkan kemacetan. "Lebar jalanan 13 meter, yang kita gunakan hanya tiga meter, jadi masih ada ruang kosong untuk kendaraan," ujar Ilham.
   
Sementara itu, kuasa hukum PT Melati Tunggal Inti Raya, Fany Anggraini, mengungkapkan bahwa saat ini pihaknya sementara melakukan pembangunan kios di Jalan Wahidin Sudirohusodo dan Jalan Diponegoro yang nantinya akan digunakan para pedagang untuk berjualan selama proses pembangunan Makassar Mall.
   
"Kita butuh waktu kira-kira tiga bulan untuk membangun kios tersebut. Setelah semua rampung baru kitra lakukan relokasi pedagang untuk pembangunan Makassar Mall dibutuhkan waktu paling lama dua tahun," jelas Fany. (kas/yun)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Jadi Tersangka, Urine Marini Diperiksa


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler