Remaja 18 Tahun Pembuang Bayi Ini Buka Suara, Semua Terbongkar Akhirnya

Jumat, 19 November 2021 – 16:43 WIB
Polisi melakukan olah TKP di lokasi penemuan bayi. Ilustrasi Foto: dok JPNN/Ricardo

jpnn.com, ASAHAN - Motif remaja berinisial FA, 18, yang tega membuang bayinya di Sungai Sitio-tio, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara karena malu bayi tersebut hasil hubungan gelap pelaku dengan teman lelakinya.

"Dia malu melahirkan bayi hasil dari hubungan gelap dengan kekasihnya," kata Kasatreskrim Polres Asahan AKP Rahmadhani kepada JPNN.com, Jumat (19/11). 

BACA JUGA: Oknum Polisi Ini Diduga 16 Kali Selingkuh & Nikah Lagi, Sang Istri Habis Kesabaran, Akhirnya

AKP Ramdhani mengungkapkan pelaku sempat menyembunyikan anaknya di bawah kolong tempat tidur usai dilahirkan. 

Karena takut ketahuan warga, pelaku kemudian nekat memasukan anaknya ke dalam karung goni untuk dibuang ke Sungai Sitio-tio. 

BACA JUGA: Ilham Cari Besi Tua di Tempat Sampah, Tak Disangka, Malah Ketemu Benda Ini, Sontak Geger

"Jadi dimasukkannya lah ke dalam plastik kemudian dimasukkan lagi ke dalam karung, lalu dibuang," kata AKP Rahmadhani.

Dia mengatakan pelaku saat ini sudah diamankan di Polres Asahan. Pelaku ditangkap di rumahnya di Dusun V Jalan Sei Silau Barat, Kecamatan Setia Janji, Kabupaten Asahan pada Kamis (18/11). 

Bayi itu awalnya ditemukan oleh salah seorang warga bernama Warsimin pada Selasa (16/11) sekitar pukul 09.00 WIB di aliran Sungai Sitio-Tio. 

Saat itu saksi melihat ada sebuah karung goni yang tersangkut di pohon sawit. Dia kemudian menarik karung goni tersebut dan membuka. 

Setelah dibuka, saksi terkejut melihat ada seorang bayi di dalam karung tersebut. Saat ditemukan bayi itu sudah dalam kondisi meninggal. 

Saksi kemudian memberitahu kejadian tersebut kepada temannya dan langsung melaporkannya ke pihak kepolisian.

BACA JUGA: Kisah Bu Masleini, Punya Suami Polisi yang Doyan Selingkuh, Mobil dan 4 Kapal Ludes, SK PNS Tergadai 

Atas laporan itu, petugas kepolisian lalu melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan pelaku. (mcr22/jpnn)


Redaktur : Budi
Reporter : Finta Rahyuni

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler