Respons Airlangga Hartarto Terhadap 4 Rekomendasi KPPG

Senin, 22 Juli 2019 – 12:05 WIB
Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto merespons empat usulan rekomendasi Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG) terkait diskusi evaluasi pemilu dan hasilnya yang disampaikan pada Jumat (19/7) malam. Foto: Ist

jpnn.com, JAKARTA - Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG) mengusulkan empat rekomendasi kepada DPP Partai Golkar sebagai upaya memberi lebih banyak lagi ruang bagi kader perempuan Golkar untuk berpartisipasi dalam bidang politik. Rekomendasi tersebut disampaikan langsung kepada Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto. 

“Kami baru saja menggelar diskusi tentang evaluasi pemilu dan hasilnya kami sampaikan Jumat malam dalam bentuk 4 rekomendasi yang dibacakan langsung di depan Ketua Umum Pak Airlangga. Intinya adalah bagaimana kader perempuan Partai Golkar diberi lebih banyak lagi ruang untuk berpartisipasi dalam bidang politik,” kata Ketua Umum KPPG Hetifah Sjaifudian dalam keterangannya kepada wartawan di Jakarta, Minggu (22/7). 

BACA JUGA: Airlangga Low Profile, Bamsoet Berprestasi, Pilih yang Mana ?

Menurut Hetifah, salah satu rekomendasi KPPG ialah meningkatkan partisipasi perempuan dalam politik. Salah satunya melalui keterwakilan perempuan dalam kepengurusan partai di setiap tingkatannya. 

BACA JUGA: Penilaian Effendi PDIP soal Airlangga Vs Bamsoet di Bursa Calon Ketum Golkar

BACA JUGA: Airlangga Hartarto Dianggap Tabrak Sejumlah Aturan AD/ART Golkar

Perempuan Partai Golkar, kata dia meyakini bahwa di bawah kepemimpinan Airlangga Hartarto, Partai Golkar memiliki kebijakan penempatan kader perempuan pada kepengurusan partai minimal 30 persen dan menempatkannya pada posisi yang strategis bagi proses pengambilan kebijakan partai. 

Bukan hanya itu, KPPG juga meminta agar Fraksi Partai Golkar baik di DPR RI maupun DPRD harus mendorong kebijakan pro-perempuan. Hal ini penting, menurut Hetifah karena perempuan harus dilihat bukan saja sebagai tiang keluarga, tetapi juga penggerak dalam berbagai sektor kehidupan. Bahwa masih banyak tantangan dan kendala perempuan dalam memaksimalkan kemampuannya akibat belum maksimalnya kebijakan-kebijakan negara yang properempuan.

BACA JUGA: Indra Bambang Utoyo Ramaikan Bursa Calon Ketum Golkar

“Maka tentu saja KPPG di bawah kepemimpinan Pak Airlangga bisa mendorong melalui Fraksi Partai Golkar memperjuangkan kebijakan-kebijakan properempuan sebagai wujud nyata keberpihakan Partai Golkar dalam pemberdayaan perempuan Indonesia,” lanjut Hetifah. 

KPPG juga merekomendasikan perlunya perempuan diberi kesempatan untuk menduduki jabatan publik yang strategis. Menurut dia, kemenangan Partai Golkar dalam merebut kursi pada Pileg 2019 sehingga akhirnya memenangkan 85 kursi, tak bisa lepas dari peran caleg terkait termasuk caleg perempuan.

Oleh karena itu, menurut Hetifah, bukan berlebihan jika jerih payah perempuan dalam kontestasi politik tersebut dihargai dan diapresiasi oleh partai dengan membuka kesempatan bagi kader perempuan mumpuni yang sudah menunjukkan pengabdiannya bagi partai namun belum berhasil dalam pemilu lalu, untuk mendapatkan penugasan selanjutnya.

“Perempuan Partai Golkar mendorong dibukanya kesempatan kader aktivis perempuan Partai Golkar untuk penempatan di posisi dan jabatan publik lain sesuai dengan potensi yang dimiliki,” tukas Hetifah.

Pada saat rekomendasi dibacakan, Ketua Umum Airlangga menyatakan akan menyanggupi hal tersebut.

"Alhamdulillah permintaan ini cuma empat, jadi masih bisa terakomodasi. Tadinya pengurus DPP deg-degan. Ternyata permintaannya hanya empat,” ujar Airlangga.

Terhadap permintaan posisi-posisi strategis lainnya, menurut Airlangga, sebelum kaukus perempuan ini mengajak silaturahmi, pihaknya sudah memerintahkan ketua fraksi bahwa Bu Dewi Asmara dijadikan pimpinan Komisi.

Untuk diketahui, selain Ketum Airlanggara, hadir juga Sekjen Golkar Lodewijk F. Paulus, Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita, Ketua dan Sekretaris Fraksi Partai Golkar, anggota Fraksi serta para pejabat teras DPP Partai Golkar lainnya.(fri/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Penilaian Effendi PDIP soal Airlangga Vs Bamsoet di Bursa Calon Ketum Golkar


Redaktur & Reporter : Friederich

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler